TIMUR. Rencana pembangunan gedung baru untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Bontang pada tahun 2026 dipastikan belum dapat diwujudkan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang tidak mengalokasikan anggaran pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) pada tahun ini, sehingga harapan penambahan fasilitas sekolah harus kembali tertunda.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nurhadi, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi faktor utama belum dilaksanakannya pembangunan tersebut. Selain biaya konstruksi, kebutuhan dana untuk pematangan lahan dinilai sangat besar dan sulit dipenuhi dalam kondisi anggaran saat ini.
“Biaya pematangan lahan saja bisa mencapai lebih dari Rp10 miliar. Itu belum termasuk pembangunan fisik gedungnya. Ditambah lagi harga tanah urug dari galian C yang legal terus mengalami kenaikan,” ungkap Nurhadi.
Ia menegaskan, pada tahun anggaran 2026 Disdikbud Bontang hanya memfokuskan alokasi dana pada kegiatan pemeliharaan sekolah. Tidak ada program pembangunan gedung atau fasilitas baru yang masuk dalam perencanaan tahun ini.
“Untuk pembangunan memang tidak ada. Tahun ini kami hanya menganggarkan pemeliharaan, karena kemampuan anggaran sangat terbatas,” ujarnya.
Nurhadi menambahkan, anggaran pemeliharaan yang tersedia pun relatif kecil, dengan plafon maksimal sekitar Rp200 juta untuk setiap sekolah. Dana tersebut akan diprioritaskan bagi sekolah-sekolah yang kondisi bangunannya membutuhkan penanganan segera.
“Pemeliharaan itu seperti perbaikan atap, pengecatan, atau penggantian sarana penunjang pembelajaran yang sudah tidak layak,” jelasnya.
Menurutnya, pekerjaan fisik berskala besar, termasuk pembangunan gedung baru, kemungkinan baru dapat dipertimbangkan pada tahun anggaran berikutnya. Pasalnya, pada tahun ini sebagian besar anggaran pendidikan telah terserap untuk kebutuhan lain yang juga bersifat prioritas.
“Untuk sementara kondisi ini harus kita hadapi. Anggaran pendidikan tahun ini banyak terserap, salah satunya untuk pengadaan seragam sekolah,” pungkas Nurhadi. (*)
Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>
