Banjir Terparah di 2025, Aktivitas Warga Desa Santan Tengah Lumpuh

Proses evakuasi warga di tengah kepungan Banjir Desa Santan Tengah. (Ist)

TIMUR. Bencana banjir melanda Desa Santan Tengah, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, sejak Selasa (30/12/2025) dan menyebabkan aktivitas masyarakat setempat nyaris berhenti total.

Tingginya genangan air membuat warga terisolasi dan tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

Read More

Sekretaris Desa Santan Tengah, Husain, mengungkapkan bahwa banjir kali ini berdampak luas terhadap sekitar 2.000 warga yang tersebar di 13 rukun tetangga (RT). Selain itu, sedikitnya 65 rumah warga terendam air dengan ketinggian mencapai hampir satu meter, atau setara pinggang orang dewasa.

“Air masuk ke rumah warga, dan jalan lingkungan tidak bisa dilalui kendaraan. Kondisinya sangat menyulitkan,” ujar Husain.

Akibat akses jalan yang terputus, mobilitas warga menjadi sangat terbatas. Satu-satunya sarana transportasi yang dapat digunakan saat ini hanyalah perahu, sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa Santan Tengah berinisiatif menggalang donasi internal untuk membantu masyarakat terdampak.

“Kami dari pemerintah desa patungan untuk membelikan sembako. Itu kebutuhan paling mendesak karena warga tidak bisa keluar rumah, sementara akses jalan lumpuh total,” jelasnya.

Hingga kini, kondisi banjir belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. Tingginya debit air diperparah oleh sumbatan dan pendangkalan saluran drainase, yang dinilai menjadi penyebab utama air tidak dapat mengalir dengan baik.

Pemerintah desa pun berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat segera turun tangan, khususnya dalam penanganan drainase, agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Ini banjir paling parah sepanjang tahun 2025. Warga juga was-was untuk beraktivitas di luar rumah karena khawatir dengan ancaman buaya,” pungkas Husain.

Saat ini, warga Desa Santan Tengah masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut dan bantuan lanjutan dari pihak terkait.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts