TIMUR. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Amiluddin, mengapresiasi kesadaran masyarakat yang secara aktif membantu petugas saat terjadi kebakaran.
Hal tersebut disampaikan Amiluddin dalam Pelatihan Keluarga Tanggap Kebakaran Rumah Tangga, di Gedung BPU Kecamatan Bontang Barat, Kamis (24/9/2026). Dia mencontohkan kejadian kebakaran di Tanjung Laut Indah beberapa waktu lalu.
Saat peristiwa berlangsung, masyarakat setempat turut mengambil peran dengan menggunakan pengeras suara untuk meminta warga menjauh dari lokasi kebakaran. Tidak hanya itu, masyarakat juga mengingatkan pemilik kendaraan agar memindahkan kendaraan yang menghalangi akses jalan menuju lokasi kejadian.
“Waktu di Tanjung Laut Indah, masyarakatnya sudah bagus. Ada yang pakai pengeras suara, meminta warga menjauh, termasuk kendaraan yang menghalangi jalan untuk bisa dipindahkan,” kata Amiluddin.
Menurutnya, tindakan tersebut terlihat sederhana, namun memiliki arti penting dalam mendukung proses penanganan kebakaran. Akses jalan yang terbuka akan memudahkan armada pemadam mencapai titik kejadian, tanpa terhambat kendaraan maupun kerumunan masyarakat.
Kondisi tersebut menjadi semakin penting, karena kendaraan pemadam memiliki dimensi yang besar dan butuh ruang yang cukup untuk bermanuver. Untuk itu, Amiluddin menilai keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi yang mendukung proses pemadaman.
“Hal ini menunjukkan bahwa penanganan kebakaran tidak hanya menjadi tugas tim pemadam, tapi juga lingkungan sekitar. Kalau masyarakat sudah tahu apa yang harus dilakukan, petugas bisa lebih fokus melakukan penanganan,” lanjut Amiluddin.
Dirinya pun berharap, kesadaran yang ditunjukkan masyarakat Tanjung Laut Indah dapat menjadi contoh bagi lingkungan lainnya di Kota Bontang. Saat terjadi kebakaran, masyarakat di sekitar lokasi diharap dapat mengambil peran sesuai kapasitasnya, tanpa mengganggu keselamatan maupun pekerjaan petugas.
Di sisi lain, Disdamkartan juga terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terkait berbagai tindakan yang dapat dilakukan saat menghadapi kebakaran. Edukasi tersebut diharap tidak hanya berfokus pada penanganan api, tapi juga mencakup dukungan masyarakat terhadap proses evakuasi, keamanan lingkungan, serta akses bagi petugas.
“Dengan kolaborasi tersebut, penanganan kebakaran dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan terkoordinasi,” tutup Amiluddin.(*)
Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>
