Jalan Licin karena Tumpahan Solar, Disdamkartan Bontang Ingatkan Pengendara Hati-hati

Petugas Disdamkartan Bontang menyemprot permukaan jalan yang terdampak tumpahan solar di simpang Bukit Indah di Jalan Ahmad Yani. (Disdamkartan Kota Bontang)

TIMUR. Tumpahan solar di ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di simpang tiga lampu merah Bukit Indah, menjadi perhatian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Kasi Penanggulangan dan Pengawasan Disdamkartan Kota Bontang, Rasyid, mengatakan tumpahan solar perlu segera ditangani, karena dapat mengurangi daya cengkeram kendaraan terhadap permukaan jalan.

Read More

Bahan bakar yang tercecer membuat permukaan jalan menjadi licin, khususnya di area persimpangan yang menjadi jalur kendaraan. Kondisi tersebut kemudian ditangani petugas Disdamkartan dengan melakukan pembersihan pada bagian jalan yang terdampak.

“Permukaan jalan yang terkena solar menjadi licin sehingga berisiko bagi kendaraan yang melintas,” ujar Rasyid, saat ditemui usai penanganan tumpahan solar, Selasa (6/10/2026).

Setelah menerima laporan, Regu 3 Mako Disdamkartan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyemprotan mengurangi sisa solar yang berada di permukaan jalan.

“Penanganan kami lakukan dengan penyemprotan pada bagian jalan yang terdampak untuk mengurangi sisa solar,” katanya.

Pembersihan berlangsung mulai pukul 10.45 Wita hingga sekitar pukul 11.30 Wita. Petugas memusatkan penanganan pada area yang terkena tumpahan, sehingga kondisi permukaan jalan dapat kembali aman bagi kendaraan yang melintas.

Rasyid menegaskan, keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama dalam penanganan kondisi tersebut. Petugas memastikan tidak ada lagi bagian jalan yang terdampak sebelum meninggalkan lokasi.

“Kami pastikan bagian jalan yang terdampak sudah ditangani sebelum petugas meninggalkan lokasi,” katanya.

Rasyid pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas, jika menemukan kondisi jalan yang licin atau terdapat material yang berpotensi membahayakan. Pelaporan kepada petugas dapat dilakukan agar kondisi tersebut segera mendapatkan penanganan.

“Kalau ada ditemukan, silakan lapor ke kami untuk segera ditindaklanjuti,” pungkas Rasyid.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts