Komandan Kompi Norman Berpulang, Disdamkartan Bontang Kehilangan Sosok Pemimpin Lapangan

Komandan Kompi Disdamkartan Bontang, Norman, yang meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Mulawarman, Kamis (15/10/2026). (Ist)

TIMUR. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, kehilangan salah satu personel terbaik yang selama ini aktif dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan.

Komandan Kompi, Norman, meninggal dunia pada Kamis (15/10/2026) setelah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Saleba, Jalan Mulawarman. Kepergian Norman menjadi kehilangan bagi jajaran Disdamkartan.

Read More

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengaku terkejut saat menerima kabar tersebut. Ia mengenang Norman sebagai sosok yang telah lama mengabdi dan kerap terlibat langsung dalam tugas lapangan.

“Dengan berpulangnya ke rahmatullah saudara kami Pak Norman, otomatis Damkar kehilangan sosok pemimpin yang sangat luar biasa,” ungkap Amiluddin, saat ditemui di rumah duka, Kamis (15/10/2026).

Selama bertugas, Norman tidak hanya terlibat dalam pemadaman kebakaran. Ia juga mendampingi personel dalam berbagai operasi penyelamatan, mulai dari penanganan hewan berbahaya hingga evakuasi pohon tumbang dan pohon yang berpotensi tumbang.

Penugasan terakhirnya berlangsung Selasa (13/10/2026) lalu, ketika ia bersama Amiluddin dan personel lainnya menangani kebakaran lahan.

Amiluddin menyebut, Norman sebagai personel yang kerap turun langsung untuk membantu masyarakat dalam berbagai situasi. Pengabdiannya mencakup beragam tugas penyelamatan yang ditangani Disdamkartan.

“Demi membantu masyarakat, karena hampir semua beliau tangani,” tambahnya.

Norman mengalami kecelakaan saat berangkat bekerja pada Kamis pagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ia berangkat sekitar pukul 07.15 Wita sebelum mengalami kecelakaan. Lalui dilarikan ke Rumah Sakit Amalia, dan kemudian dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 08.00 Wita.

Sekretaris Disdamkartan Bontang, Sarkani, mengatakan Norman sempat bepergian ke rumah keluarganya di Sangkulirang pada malam sebelum kejadian.

Ia menduga Norman mengalami kelelahan saat berangkat kerja keesokan harinya, meski dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kecelakaan.

“Dia mungkin kelelahan sehingga paginya saat berangkat ia mengalami kecelakaan tunggal,” kata Sarkani.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts