Banjir Sepekan di Santan Tengah, Warga Rugi Ratusan Juta Akibat Gagal Panen Sawit

Banjir merendam Desa Santan Tengah selama sepekan

TIMUR. Banjir yang merendam Desa Santan Tengah selama hampir satu pekan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, terutama akibat gagal panen kebun sawit milik warga yang terendam air.

Sekretaris Desa Santan Tengah, Husain, mengatakan dampak paling signifikan dirasakan oleh warga yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor perkebunan sawit. Selain hasil kebun tidak dapat dipanen, banjir juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah peralatan elektronik rumah tangga.

Read More

“Kerugian pasti cukup besar, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Mayoritas warga di sini adalah pekebun sawit,” ujar Husain.

Ia menjelaskan, banjir yang berlangsung selama satu minggu tersebut merupakan banjir terbesar sepanjang tahun 2025, dengan dampak yang cukup berat bagi kehidupan masyarakat desa.

Pemerintah Desa Santan Tengah pun berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya melalui langkah penanganan jangka panjang di wilayah rawan banjir.

“Salah satu solusi yang kami harapkan adalah pembangunan kolam polder. Jika ada polder, air sungai yang meluap bisa tertampung. Kalau tidak ada penanganan serius, ke depan banjir bisa saja lebih besar,” jelasnya.

Selain pemerintah daerah, Husain juga menyebut warga meminta peran aktif perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah Desa Santan Tengah untuk turut membantu penanganan banjir. Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah normalisasi Sungai Santan yang saat ini mengalami pendangkalan.

“Termasuk parit-parit di sekitar desa. Kami juga sudah meminta PT IMM agar dapat mengalokasikan dana CSR untuk normalisasi,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga Desa Santan Tengah terdampak banjir besar yang terjadi sejak Selasa (30/12/2025). Banjir merendam empat dusun, yakni Kampung Masjid, Handil Micok, Handil 2, dan Handil 3. Hingga Selasa (6/1/2026), kondisi banjir dilaporkan telah surut.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts