Berdayakan Ekonomi Lokal, 20 UMKM Dilibatkan Selama Pupuk Kaltim Cup 2026

Keterlibatan puluhan UMKM lokal selama Pupuk Kaltim Cup 2026 (Timur)

TIMUR. Gelaran Pupuk Kaltim Cup 2026 tidak hanya menjadi ruang kompetisi olahraga dan hiburan bagi masyarakat, tapi juga membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk mengembangkan usaha.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pupuk Kaltim menggandeng 20 UMKM lokal yang menyediakan beragam pilihan makanan dan minuman, yang bisa diakses masyarakat di Stadion Mulawarman selama turnamen berlangsung.

Read More

Kehadiran puluhan pelaku UMKM tersebut menjadi bagian dari komitmen Pupuk Kaltim untuk memastikan setiap rangkaian kegiatan perusahaan turut memberi manfaat ekonomi. Para pelaku usaha diberi ruang untuk mengenalkan produk sekaligus berinteraksi langsung dengan ribuan masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

Beragam kuliner disiapkan para tenant untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 3.500 menu yang disiapkan oleh seluruh tenant, mulai dari makanan berat, makanan ringan, jajanan, hingga berbagai jenis minuman.

Pimpinan Borneos, Kahar Muzakir, selaku penanggung jawab UMKM yang digandeng Pupuk Kaltim dalam penyelenggaraan Pupuk Kaltim Cup 2026, mengatakan seluruh tenant yang terlibat telah melalui proses kurasi.

Dari sekitar 150 UMKM yang mendaftar, dipilih 20 tenant yang dinilai sesuai dengan kebutuhan kegiatan dan mampu menghadirkan variasi produk bagi pengunjung.

“Total ada 20 tenant UMKM yang kami libatkan dalam Pupuk Kaltim Cup tahun ini. Sebelumnya ada sekitar 150 UMKM yang mendaftar, kemudian kami lakukan kurasi sampai mendapatkan tenant yang akan berpartisipasi,” ujar Kahar, saat ditemui Jumat (2/10/2026).

Ia menjelaskan, proses kurasi dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk variasi produk, kesiapan pelaku usaha, serta jenis makanan dan minuman yang ditawarkan. Hal tersebut dilakukan agar tenant yang hadir dapat saling melengkapi dan memberikan pilihan yang beragam bagi masyarakat.

“Tenant tahun ini berbeda dengan yang terlibat pada event tahun lalu. Ini agar kesempatan berjualan bisa lebih merata bagi pelaku usaha lainnya di Bontang,” jelas Kahar.

Menurut Kahar, kebijakan tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat kegiatan Pupuk Kaltim. Dengan demikian, keterlibatan UMKM tidak hanya berorientasi pada transaksi selama event, tapi juga bagian dari ekosistem pemberdayaan usaha yang memberikan kesempatan secara lebih luas.

Pengelolaan tenant juga dilakukan dengan memperhatikan aspek teknis selama kegiatan berlangsung. Setiap tenant mendapatkan lokasi berjualan yang telah ditentukan, sehingga aktivitas perdagangan dapat berlangsung secara tertib dan tidak mengganggu mobilitas pengunjung maupun jalannya pertandingan.

“Kami mengatur penempatan tenant agar tertib, termasuk teknis operasional selama kegiatan. Harapannya, seluruh pelaku usaha dapat berjualan dengan nyaman dan pengunjung juga mudah mengakses produk yang tersedia,” kata Kahar.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, mengatakan pelibatan UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha lokal di Kota Bontang.

Pupuk Kaltim berupaya menjadikan berbagai agenda perusahaan bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tapi juga momentum yang mampu menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya, memberikan ruang kepada UMKM untuk terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan perusahaan.

“Pupuk Kaltim memiliki komitmen untuk terus memberdayakan dan melibatkan UMKM lokal. Setiap tahun, dalam rangkaian HUT Pupuk Kaltim, kami berupaya menggandeng pelaku UMKM agar mereka mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk dan mengembangkan pasar,” ujar Anggono.

Dia menjelaskan, pelibatan UMKM merupakan bagian dari semangat Pupuk Kaltim untuk tumbuh bersama masyarakat. Kehadiran perusahaan di Kota Bontang diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi melalui aktivitas bisnis, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi perekonomian lokal.

“Saat masyarakat dan pelaku usaha lokal ikut mendapatkan manfaat dari kegiatan perusahaan, maka perayaan HUT Pupuk Kaltim memiliki makna lebih luas. Dimana pertumbuhan perusahaan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi masyarakat,” lanjut Anggono.

Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing. Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membangun hubungan yang memberikan manfaat bersama bagi Pupuk Kaltim dan masyarakat Bontang.

“UMKM merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi daerah. Untuk itu, kami akan terus mencari ruang kolaborasi agar semakin banyak UMKM lokal yang dapat terlibat dalam kegiatan Pupuk Kaltim,” pungkas Anggono.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts