TIMUR. Gelaran Turnamen Sepak Bola Antar-Kelurahan Pupuk Kaltim Cup 2025 resmi berakhir pada Sabtu (20/9/2025) malam, di Stadion Mulawarman, Kelurahan Belimbing. Ajang yang berlangsung selama dua pekan tersebut sukses menciptakan atmosfer meriah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Kota Bontang melalui olahraga.
Sebanyak 15 kelurahan ambil bagian dalam turnamen ini dan saling beradu kemampuan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Sejak laga pembuka hingga partai final, antusiasme masyarakat terlihat konsisten, dengan ribuan penonton memadati stadion hampir di setiap pertandingan. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa sepak bola masih menjadi hiburan rakyat yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat.
Acara penutupan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Wali Kota Bontang Neni Moernaeni, Wakil Wali Kota Agus Haris, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal, jajaran pejabat pemerintah daerah, serta manajemen Pupuk Kaltim. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan dukungan bersama terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan talenta lokal.
Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono, menyampaikan apresiasinya atas tingginya partisipasi masyarakat dan suksesnya penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, Pupuk Kaltim Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi yang mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat.
Antusiasme publik yang luar biasa, kata Teguh, menjadi dorongan bagi Pupuk Kaltim untuk menjadikan turnamen ini sebagai agenda rutin. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan Pupuk Kaltim Cup secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan di bidang olahraga dan pembinaan generasi muda.
Selain menyuguhkan pertandingan sepak bola, Pupuk Kaltim Cup 2025 juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Panitia menyediakan area khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membuka stand selama turnamen berlangsung. Kehadiran UMKM ini turut meramaikan suasana stadion sekaligus memberikan tambahan pendapatan bagi para pedagang lokal.
Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, turut menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pupuk Kaltim dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan. Ia menilai Pupuk Kaltim Cup telah menjadi wadah positif bagi kelurahan untuk menunjukkan potensi dan semangat juang warganya. Ke depan, Pemerintah Kota Bontang menargetkan lahirnya tim sepak bola profesional yang mampu membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.
Rangkaian penutupan turnamen diawali dengan laga eksibisi antara tim Pemerintah Kota Bontang dan tim Pupuk Kaltim. Pertandingan persahabatan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun kompetitif, dengan tim Pemkot Bontang keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0.
Puncak acara ditandai dengan partai final yang mempertemukan Kelurahan Loktuan dan Kelurahan Tanjung Laut, dua tim yang kembali bertemu di laga puncak seperti edisi sebelumnya. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh tensi hingga harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam drama tersebut, Tanjung Laut berhasil keluar sebagai juara, sekaligus menutup rangkaian Pupuk Kaltim Cup 2025 dengan penuh emosi dan euforia.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini menegaskan Pupuk Kaltim Cup bukan sekadar turnamen sepak bola, melainkan ruang kebersamaan, hiburan, dan pembinaan yang diharapkan terus tumbuh sebagai kebanggaan masyarakat Bontang.(*)
Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>






