Disdamkartan Bontang Tekankan Pentingnya Perlindungan Petugas di Lapangan

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin

TIMUR. Tugas pemadam kebakaran memiliki risiko tinggi yang tidak hanya berkaitan dengan paparan api, tapi juga kondisi lingkungan saat penanganan kebakaran.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, menilai perlindungan terhadap personel perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Read More

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengatakan personel menghadapi berbagai risiko saat menangani kebakaran, khususnya penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, petugas dapat terpapar asap dan udara yang mengandung karbon selama berada di lokasi. Paparan tersebut menjadi salah satu risiko yang perlu diperhatikan, karena dapat berdampak terhadap kondisi kesehatan, khususnya sistem pernapasan.

“Risiko bagi kami sangat luar biasa,” kata Amiluddin.

Dia mengatakan perlindungan terhadap petugas tidak cukup hanya dengan menyediakan perlengkapan keselamatan. Kebutuhan pendukung lainnya, seperti vitamin, obat-obatan dan perlindungan diri, juga perlu menjadi bagian dari perhatian terhadap personel.

Hal tersebut dinilai penting, mengingat petugas Damkar dituntut selalu siap dikerahkan untuk menghadapi berbagai kondisi kebakaran. Amiluddin menilai, perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan personel juga perlu diberikan secara menyeluruh.

“Jangan melihat statusnya, tetapi bagaimana pekerjaannya,” ujarnya.

Menurutnya, setiap personel yang menjalankan tugas pemadaman menghadapi risiko sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan. Karena itu, aspek perlindungan dan perhatian terhadap petugas perlu melihat beban serta risiko pekerjaan di lapangan.

Ia menambahkan, dukungan terhadap personel menjadi penting agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal sekaligus tetap mendapatkan perhatian atas risiko yang dihadapi.

Disdamkartan juga terus menghadapi kebutuhan personel dalam berbagai kondisi penanganan kebakaran. Saat ada kejadian dengan skala yang lebih besar, pengerahan petugas dan armada dapat dilakukan dalam jumlah lebih banyak sehingga membutuhkan kesiapan dari sisi sumber daya manusia maupun operasional.

Ia berharap perhatian terhadap risiko kerja dapat terus diperkuat sehingga personel yang bertugas di lapangan memperoleh perlindungan sesuai dengan tantangan pekerjaannya.

“Dukungan terhadap petugas bukan hanya menyangkut aspek fasilitas, tapi juga dukungan terhadap personel yang setiap saat siap menghadapi situasi berisiko demi keselamatan masyarakat,” ungkap Amiluddin.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts