TIMUR. Turnamen sepak bola Pupuk Kaltim Cup 2026 resmi bergulir, melibatkan 15 tim perwakilan kelurahan se-Kota Bontang. Kegiatan diawali seremoni pembukaan yang berlangsung meriah, dengan penampilan hiburan dan defile masing-masing tim di Stadion Mulawarman Bontang, Jumat (2/10/2026) malam.
Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-49 Pupuk Kaltim, yang menjadi momentum perusahaan untuk terus memperkuat kebersamaan dengan masyarakat Kota Bontang. Kompetisi berlangsung selama 10 hari, mulai 2 hingga 10 Oktober 2026, dengan mempertemukan seluruh tim terbaik dari 15 kelurahan.
Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Maslani, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta dan masyarakat yang turut menyukseskan penyelenggaraan Pupuk Kaltim Cup 2026. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, memiliki tempat penting sebagai ruang interaksi dan kebersamaan warga.
“Pupuk Kaltim Cup bukan hanya tentang kompetisi untuk mencari juara, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi. Di sini, generasi muda maupun masyarakat dari berbagai kalangan dapat bertemu dan menyatu dalam semangat sepak bola,” ujar Maslani.
Ia menambahkan, penyelenggaraan turnamen juga menjadi bagian dari komitmen Pupuk Kaltim untuk terus hadir dan memberikan ruang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui kompetisi olahraga, peserta tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, mental bertanding, serta menghormati pihak lain.
“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh pertandingan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari kompetisi, tetapi persaudaraan dan rasa saling menghormati harus tetap dijaga,” lanjutnya.
Sebanyak 15 tim perwakilan kelurahan ambil bagian dalam Pupuk Kaltim Cup 2026, yakni Api-Api, Bontang Baru, Gunung Elai, Bontang Kuala, Guntung, Loktuan, Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, Berbas Pantai, Berebas Tengah, Bontang Lestari, Satimpo, Gunung Telihan, Kanaan, dan Belimbing.
Keterlibatan seluruh kelurahan tersebut menjadi salah satu kekuatan utama turnamen. Setiap tim tidak hanya membawa nama wilayah masing-masing, tapi juga menjadi representasi semangat masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga yang mempertemukan warga dari berbagai penjuru Kota Bontang.
Selain pertandingan sepak bola, Pupuk Kaltim juga menghadirkan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan stand usaha di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran UMKM menjadi bagian dari upaya agar penyelenggaraan event turut memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat.
“Pupuk Kaltim ingin setiap kegiatan yang kami hadirkan memberikan manfaat yang lebih luas. Karena itu, kami juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi, sehingga momentum turnamen ini dapat menjadi peluang bagi mereka untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan,” papar Maslani.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyampaikan apresiasi kepada Pupuk Kaltim yang kembali menghadirkan kompetisi sepak bola yang melibatkan masyarakat hingga tingkat kelurahan. Kata Agus Haris, sepak bola merupakan salah satu olahraga yang memiliki basis penggemar luas sekaligus mampu menjadi sarana mempererat hubungan antar masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Pupuk Kaltim yang telah menghadirkan kegiatan dan hiburan bagi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi komitmen Pupuk Kaltim yang terus hadir bersama masyarakat Bontang,” ujar Agus Haris.
Ia juga mengimbau seluruh peserta dan pendukung untuk menjaga ketertiban serta sportivitas selama turnamen berlangsung. Dimana kompetisi olahraga harus menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun kebersamaan.
“Bertandinglah dengan sportif. Kita ingin Pupuk Kaltim Cup ini menjadi ajang yang menyenangkan bagi seluruh masyarakat. Menang dan kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tapi persaudaraan harus tetap kita jaga,” pesan Agus Haris.
Agus Haris menilai keberadaan Pupuk Kaltim memiliki kontribusi penting bagi masyarakat Bontang, tidak hanya melalui kegiatan operasional perusahaan, tetapi juga berbagai program sosial dan kemasyarakatan.
“Kami berharap sinergi antara Pupuk Kaltim dan Pemkot Bontang dapat terus diperkuat, sehingga memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” tambah Agus Haris.
Pembukaan Pupuk Kaltim Cup 2026 dilanjutkan pertandingan perdana yang mempertemukan Kelurahan Guntung dan Berbas Tengah. Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran warga yang memenuhi area stadion untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing.
Selama penyelenggaraan, masyarakat dapat menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Mulawarman maupun mengikuti jalannya pertandingan melalui live streaming di kanal YouTube Pupuk Kaltim.(*)
Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>






