Revitalisasi Lapangan Skateboard Lang-Lang Bontang Tak Bisa Terealisasi Tahun Ini

Kondisi lapangan skateboard di Stadion Bessai Berinta yang tampak tidak terawat. (Klik Kaltim).

TIMUR. Rencana perbaikan atau revitalisasi lapangan skateboard di kawasan Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang), Kota Bontang, dipastikan belum dapat direalisasikan pada 2026.

Pasalnya, hingga saat ini tidak terdapat alokasi anggaran untuk pembenahan fasilitas olahraga tersebut.

Read More

Padahal, pada 2025 lalu, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporapar-Ekraf) sempat menyampaikan rencana penganggaran perbaikan arena skateboard yang menjadi satu-satunya fasilitas publik bagi komunitas skateboard di Bontang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi arena skateboard Lang-Lang kini memprihatinkan. Sejumlah bagian lantai terlihat terkelupas dan rusak, sementara sudut-sudut arena yang tajam dinilai berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna.

Akibat kondisi tersebut, aktivitas latihan komunitas skateboard terpaksa dilakukan secara terbatas. Para atlet dan pegiat skateboard hanya memanfaatkan bagian arena yang masih relatif layak, serta menghindari titik-titik yang mengalami kerusakan parah.

Kepala Bidang Olahraga Disporapar-Ekraf Bontang, Andi Parenrengi, membenarkan bahwa hingga tahun ini belum tersedia anggaran untuk perbaikan lapangan skateboard Lang-Lang. Ia menyebutkan keterbatasan anggaran menjadi kendala utama, sehingga pemerintah daerah harus menetapkan skala prioritas pembangunan.

“Untuk tahun ini memang belum ada alokasinya. Anggaran terbatas, dan fokus pembangunan saat ini diarahkan pada revitalisasi Stadion Taman Prestasi Bontang Lestari,” ujar Andi.

Meski demikian, Andi menyebut pihaknya masih melakukan koordinasi internal untuk membuka peluang perbaikan di tahun-tahun mendatang, seiring dengan ketersediaan anggaran daerah.

Sementara itu, perwakilan komunitas skateboard Bontang, Rivaldi, berharap Pemerintah Kota Bontang dapat memberikan perhatian yang lebih adil terhadap seluruh cabang olahraga, termasuk skateboard. Menurutnya, fasilitas tersebut telah digunakan selama kurang lebih 16 tahun tanpa pernah mendapatkan perawatan signifikan maupun penambahan sarana pendukung.

“Kami masih berharap lapangan ini bisa diperbaiki. Sudah lama tidak tersentuh perawatan, padahal banyak anak muda yang berlatih di sini. Semoga anggarannya bisa digelontorkan,” pungkas Rivaldi.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts