TIMUR. Ambisi meraih gelar juara mewarnai persaingan Pupuk Kaltim Cup 2026. Sejumlah kelurahan mengambil langkah untuk memperkuat komposisi tim, termasuk mendatangkan pemain asing demi meningkatkan daya saing dalam turnamen.
Kelurahan Bontang Kuala menjadi salah satu peserta yang memanfaatkan jasa pemain asing. Lurah Bontang Kuala, Ardiansyah, membenarkan pihaknya mendatangkan Mah Kouda Affo, pemain asal Pantai Gading yang menempati posisi penyerang.
Menurut Ardiansyah, kehadiran pemain tersebut mendapat dukungan dari sponsor yang turut membantu kebutuhan tim. Selain pemain asing, Bontang Kuala juga diperkuat sejumlah pemain berlevel nasional dan pemain lokal.
“Benar, Mas. Kami dapat support dari sponsor. Satu pemain asing dan ada beberapa pemain tingkat nasional. Sisanya lokal,” ujar Ardiansyah.
Langkah serupa dilakukan Kelurahan Bontang Baru yang mendatangkan tiga pemain asing untuk memperkuat skuad.
Lurah Bontang Baru, Nur Huda, mengonfirmasi bahwa timnya diperkuat Nathan Kabangu, Odia Lucky, dan Sama Shola. Ketiganya berasal dari Nigeria dan disebut memiliki pengalaman bermain dalam sejumlah turnamen antar kampung (tarkam).
Nur Huda menegaskan, keikutsertaan Bontang Baru dalam turnamen ini bukan sekadar untuk meramaikan kompetisi. Dukungan sejumlah sponsor membuat tim memiliki persiapan yang lebih serius, dengan target meraih gelar juara.
“Banyak sponsor di Bontang Baru. Kami anggap event ini serius. Meski skala tingkat kelurahan, target kami juara umum,” katanya.
Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, juara bertahan Kelurahan Tanjung Laut memilih tetap mengandalkan perpaduan pemain dari luar daerah dan talenta lokal. Kehadiran pemain asing di sejumlah tim peserta tidak menyurutkan keyakinan mereka untuk mempertahankan gelar juara.
Lurah Tanjung Laut, Andriani, mengatakan persiapan telah dilakukan bersama pelatih dan ofisial. Ia mempercayakan strategi serta taktik pertandingan kepada tim kepelatihan yang dinilai memahami kebutuhan dan kekuatan skuad.
“Kami tetap yakin dengan strategi dan taktik pelatih. Tanjung Laut tetap jadi juara umum,” ucap Andriani.
Persaingan antar kelurahan tersebut menjadi salah satu daya tarik Pupuk Kaltim Cup 2026. Turnamen yang mempertemukan tim dari berbagai wilayah di Bontang ini tidak hanya menghadirkan kompetisi di lapangan, tetapi juga membangun antusiasme warga terhadap sepak bola.
Pupuk Kaltim Cup 2026 resmi dibuka pada Jumat (2/10/2026) malam di Stadion Mulawarman, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat. Ribuan warga memadati stadion untuk menyaksikan rangkaian pembukaan dan pertandingan, menghadirkan atmosfer meriah yang terasa seperti menyaksikan kompetisi sepak bola berskala nasional.
Tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu alasan turnamen ini terus diselenggarakan. Selain menjadi ajang adu kemampuan antartim, kompetisi tersebut turut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali atmosfer sepak bola di Kota Bontang yang memiliki sejarah panjang dalam olahraga ini.(*)
Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>






