Siapkan Perlengkapan Sekolah Gratis 2026, Disdikbud Bontang Jamin Libatkan Penjahit Lokal

Pelajar Bontang menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Pemkot Bontang 2025 lalu. (dok)

TIMUR. Pemkot Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), mulai mematangkan persiapan pelaksanaan program perlengkapan sekolah gratis tahun 2026.

Program unggulan Pemkot Bontang tersebut direncanakan mulai direalisasikan pada April mendatang.

Read More

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa pengadaan seragam sekolah pada tahun ini akan kembali melibatkan penjahit lokal. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.

“Untuk seragam sekolah, kami tetap menggunakan penjahit lokal. Sedangkan pengadaan tas dan sepatu masih harus dilakukan dari luar daerah, karena kemampuan produksi lokal belum mencukupi untuk kebutuhan dalam jumlah besar,” ujar Abdu Safa Muha.

Ia menjelaskan, besaran anggaran pengadaan seragam sekolah pada 2026 diperkirakan tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Pemkot Bontang mengalokasikan total anggaran sekitar Rp10,8 miliar untuk program seragam gratis.

Anggaran tersebut terbagi untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sebesar kurang lebih Rp7 miliar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sekitar Rp3,8 miliar.

Selain seragam, Pemkot Bontang juga menganggarkan pengadaan sepatu dan tas sekolah. Untuk sepatu, alokasi anggaran jenjang SD mencapai Rp4,6 miliar dan SMP sebesar Rp2,2 miliar. Sementara itu, pengadaan tas sekolah dialokasikan Rp3,4 miliar untuk SD dan Rp1,6 miliar untuk SMP.

Saat ini, Disdikbud Bontang masih melakukan penghitungan kebutuhan anggaran untuk tahun 2026. Abdu Safa menyebut, setiap tahun alokasi anggaran berpotensi mengalami penyesuaian, seiring dengan kenaikan harga bahan baku.

“Kalau ada kenaikan, biasanya sekitar lima persen. Itu dipengaruhi oleh harga bahan baku,” pungkasnya.

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts