Basri Pastikan Master Plan Banjir Dikerjakan Tahun 2022

Wali Kota Bontang Basri Rase

TIMUR. Wali Kota Bontang Basri Rase berjanji penyusunan master plan banjir atau kajian induk mulai dikerjakan tahun depan. Master plan banjir, kata Basri, sudah masuk dalam daftar belanja prioritas pemerintah di tahun anggaran 2022 nanti.

Melansir KlikKaltim.com (Timur Grup), kajian induk ini akan menjadi landasan dalam mengerjakan program banjir di Kota Bontang. “Kita akan alokasikan pada 2022 mendatang dengan menyusun kajian induk dalam penanggulangan banjir,” kata Basri saat ditemui awak media di Halaman Kantor DPM-PTSP, Rabu (10/11/2021).

Read More

Sembari menunggu kajian induk, Basri mengaku sudah menginstruksikan Dinas PUPRK dan Perkimtan meminimalisir penyebab banjir, walaupun dengan anggaran terbatas.

“Langkah cepat tanggap harus sejak dini, dengan itu OPD diminta untuk bekerja secara optimal,” sambungnya.

Ia menambahkan, supaya masyarakat ikut membantu pemerintah untuk menyelesaikan banjir. Partisipasinya, semisal, warga di bantaran sungai bisa menerima apabila direlokasi.

Kata Basri, bangunan di bantaran sungai juga menjadi hambatan dalam program normalisasi sungai. Padahal badan sungai sudah sesak akibat himpitan bangunan di sisi kiri-kanannya.

“Kalau nanti ditertibkan harapannya masyarakat bisa kooperatif. Tujuannya jelas kok agar Kota Bontang bebas banjir,” ucapnya.

Saat disinggung penanganan cepat bagi masyarakat perumahan Bontang Permai Kelurahan Api-Api yang ketinggian banjir hingga 1,5 meter.

Basri mengatakan, banjir yang melanda Kota Bontang tidak sampai berhari-hari. Di banjir kemarin, BPBD sigap mengevakuasi masyarakat yang terjebak pada kepungan banjir.

“Yang jelas dalam kepemimpinan saya sebagai Wali Kota akan semaksimal mungkin melakukan penanggulangan banjir. Yang terpenting harus ada keseragaman, kolaborasi dan kesiapan anggaran yang memadai,” pungkasnya.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts