Disdikbud Pastikan Anak Putus Sekolah di Bontang Lestari Kembali Belajar

Disdikbud Bontang dan Dinsos-PM memberikan bantuan pakaian sekolah gratis. (Ist)

TIMUR. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memastikan seorang anak yang sempat putus sekolah di wilayah Bontang Lestari, kembali aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar mulai Senin, 6 April 2026.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan pihaknya telah menyerahkan bantuan berupa seragam sekolah gratis kepada siswa tersebut pada Kamis, 2 April 2026. Penyaluran bantuan dilakukan bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) sebagai bentuk dukungan agar anak tersebut dapat segera kembali mengenyam pendidikan.

Read More

“Bersama Dinsos-PM, kami sudah menyerahkan bantuan. Insyaallah Senin nanti anak tersebut kembali bersekolah dan akan ditempatkan di kelas 3 SD,” ujar Abdu Safa Muha.

Ia menjelaskan, anak tersebut sebelumnya sempat terhenti pendidikannya karena mengikuti keluarganya pindah ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Selama kurang lebih satu tahun berada di Tenggarong, anak itu berencana melanjutkan pendidikan di lingkungan pesantren.

Namun, keterbatasan ekonomi keluarga membuat rencana tersebut tidak dapat terealisasi. Akibatnya, anak tersebut tidak sempat melanjutkan pendidikan formal selama berada di luar daerah.

“Selama di Tenggarong, anak ini ingin masuk pesantren. Namun karena terkendala biaya, akhirnya tidak jadi bersekolah,” jelas Safa Muha.

Setelah merasa jenuh, anak tersebut akhirnya kembali ke Bontang. Orang tuanya sempat berkeinginan memasukkan kembali ke pondok pesantren, tetapi kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat pilihan itu kembali sulit diwujudkan. Melihat kondisi tersebut, Disdikbud Bontang kemudian mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi agar anak tersebut bisa kembali ke sekolah lamanya.

Menurut Safa Muha, semangat belajar anak tersebut masih sangat kuat. Hal itulah yang menjadi dasar bagi Disdikbud untuk membantu seluruh proses administrasi agar hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi.

“Kami melihat semangat belajarnya masih ada. Karena itu, kami bantu seluruh proses administrasinya agar bisa kembali bersekolah,” tambahnya.

Disdikbud Bontang menegaskan komitmennya untuk terus mencegah terjadinya kasus putus sekolah di Kota Bontang. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus hadir untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, termasuk bagi mereka yang sempat terhambat karena persoalan ekonomi maupun kondisi keluarga.

“Kami tidak ingin ada anak yang putus sekolah,” pungkasnya.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts