Dukung Layanan Kesehatan Warga Bontang, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Alkes Senilai Rp1,2 Miliar

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Alkes Senilai Rp1,2 Miliar bagi Warga Bontang

TIMUR. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program PKT Proaktif salurkan bantuan prasarana alat kesehatan, dalam mewujudkan terselenggaranya pelayanan prima di Kota Bontang. Hal ini sebagai bentuk komitmen Pupuk Kaltim bagi masyarakat, dengan memastikan akses terhadap pelayanan kesehatan tidak hanya tersedia tetapi juga berkualitas.

Read More

Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta, mengungkapkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi perhatian Perusahaan dalam memberi manfaat, dengan turut mendukung terselenggaranya pelayanan maksimal agar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan di Kota Bontang. Salah satunya dengan mendekatkan akses pelayanan agar makin mudah dijangkau, didukung ketersediaan sarana prasarana memadai.

“Hal ini pun wujud sinergi dan kolaborasi aktif antara perusahaan dengan Pemerintah, sehingga masyarakat pun semakin dimudahkan untuk mendapat layanan kesehatan yang lebih berkualitas,” tutur Hanggara, saat serah terima bantuan alat kesehatan kepada Pemkot Bontang di RS PKT, Rabu (7/2/2024).

Beberapa bantuan yang kali ini disalurkan diantaranya dukungan prasarana kesehatan bagi seluruh Puskesmas di Kota Bontang, mulai dari Dental Unit, Pasien Monitor, Pulse Oxymeter, Automated External Defibrillator (AED), hingga Tensimeter Digital dan Bilirubinometer Neotanal dengan total nilai Rp1,042 Miliar.

Selanjutnya bantuan untuk optimalisasi Program Pengendalian dan Pencegahan Stunting (Pedalgas), berupa penyediaan prasarana pendukung bagi Posyandu di Kelurahan Loktuan senilai Rp63,3 Juta. Dari bantuan ini, optimalisasi program cetusan Pupuk Kaltim tersebut pun diharap semakin maksimal, sehingga penurunan angka stunting hingga 14 persen sesuai target Pemerintah mampu tercapai di Kota Bontang.

Terakhir, kepedulian sosial berupa bantuan kaki palsu bagi lima warga Bontang dan satu warga Teluk Pandan Kutai Timur senilai Rp67,6 Juta. Bantuan ini sekaligus penegasan komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung penyandang disabilitas agar tetap aktif dan produktif, sehingga keterbatasan yang dimiliki diharap tidak menghentikan langkah para penyandang disabilitas untuk terus berbuat demi meningkatkan kualitas hidup.

“Kami berharap seluruh bantuan ini semakin memperkuat infrastruktur kesehatan yang ada, sehingga peningkatan kapasitas layanan bagi masyarakat termasuk bagi para penyandang disabilitas semakin berjalan optimal di Kota Bontang,” tambah Hanggara.

Dukung Layanan Kesehatan Warga Bontang, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Alkes Senilai Rp1,2 Miliar

Wakil Wali Kota Bontang Najirah, mengapresiasi sekaligus menyampaikan terima kasih atas komitmen Pupuk Kaltim yang terus mendukung visi misi Pemerintah melalui kesinambungan kontribusi di berbagai bidang, salah satunya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dikatakan Najirah, dukungan alat kesehatan sangat penting untuk membantu tenaga medis dalam memberikan pelayanan yang lebih memadai, utamanya bagi Puskesmas di Kota Bontang sebagai sentra pelayanan tingkat pertama yang diharap berjalan lebih maksimal.

Begitu pula pemenuhan prasarana dalam upaya pengendalian stunting di tingkat posyandu, menjadi wujud komitmen bersama antara perusahaan dengan Pemerintah untuk terus hadir dalam mendorong peningkatan kualitas hidup bagi generasi mendatang. Dimana saat ini Bontang berhasil menekan angka prevalensi stunting dengan cukup signifikan, yakni sebesar 19,6 persen dari sebelumnya 23 persen.

“Dengan saling dukung dan kolaborasi antara seluruh pihak terkait, Pemkot Bontang optimis target penurunan hingga 14 persen mampu tercapai di tahun 2024. Apalagi sejauh ini Pupuk Kaltim memiliki peran cukup besar membantu Pemerintah untuk penanganan stunting melalui kontribusi yang diberikan,” ungkap Najirah.

Dirinya pun memastikan bantuan Pupuk Kaltim akan dimanfaatkan maksimal bagi kepentingan masyarakat, dan berharap kontribusi yang direalisasikan dapat semakin ditingkatkan sebagai bentuk kerjasama pelaku usaha dengan pemerintah dalam membangun lingkungan yang sehat dan berdaya di Kota Bontang.

“Ini adalah contoh konkret bagaimana perusahaan dan pemerintah saling bergandeng tangan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Semoga langkah baik ini terus berkesinambungan dan manfaat Pupuk Kaltim makin dirasakan oleh seluruh lapisan di Kota Bontang,” kata Najirah.

Salah satu penerima bantuan kaki palsu Komaruddin (57), turut menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pupuk Kaltim, sehingga dirinya kini bisa kembali berjalan setelah kakinya diamputasi akibat kecelakaan yang diderita. Warga Kelurahan Guntung Bontang Utara ini pun menyebut sempat pasrah dengan keterbatasan yang dimiliki, karena tidak bisa beraktivitas dengan normal pasca tragedi yang menimpanya.

“Dengan bantuan kaki palsu ini saya optimis bisa kembali beraktivitas dengan baik. Terima kasih Pupuk Kaltim karena ini sangat saya butuhkan,” ucap Komaruddin.

Hal senada turut diungkapkan Mualim (60), warga Berebas Tengah Kecamatan Bontang Selatan. Dirinya bahkan menyebut ini kali kedua dirinya mendapatkan bantuan kaki palsu dari Pupuk Kaltim, sesuai rekomendasi Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Bontang. Penyakit diabetes akut yang diderita memaksanya untuk mengamputasi kaki sebelah kanan, sehingga aktivitas pun menjadi terbatas.

“Tapi sejak dibantu kaki palsu dari Pupuk Kaltim pada 2019 lalu, saya tetap bisa menjalankan usaha kecil-kecilan meski dari rumah. Dan kali ini dapat lagi kaki (palsu) baru untuk ganti yang lama. Manfaatnya sangat saya rasakan. Semoga Pupuk Kaltim bisa terus membantu orang-orang seperti kami ini,” papar Mualim.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts