Pacu Produktivitas Pangan, Pemprov Kaltim Apresiasi Agro Solution PKT

  • Whatsapp
Panen Bersama Agro Solution PKT di Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu Kutai Kartanegara, Sabtu (31/7/2021). (Foto: Humas Prov Kaltim)

TIMUR. Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Siti Farisyah Yana, mengungkapkan program Agro Solution Agrosolution dari PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), jadi harapan kedepan untuk pengembangan kegiatan pertanian tanaman pangan.

Read More

Diakuinya, petani mendapat produktifitas tinggi dengan hasil produksi yang juga jauh meningkat. Apalagi Kaltim kini masih kekurangan lahan tanam, sehingga produktivitas dibutuhkan untuk mendongkrak hasil pertanian, dan Agro Solution bisa memotivasi petani untuk mencapai hal tersebut.

“Tahun 2020 luas panen bertambah tapi produktivitas menurun. Tapi dengan Agro Solution, hanya dengan menambah biaya sedikit petani mendapatkan produktivitas hasil produksi yang meningkat banyak,” ujar Siti Farisyah Yana, saat Panen Bersama Agro Solution PKT di Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu Kutai Kartanegara, Sabtu (31/7/2021).

Dirinya berharap ada kesinambungan sinergitas sektor pertanian dengan pengusaha, sehingga petani tidak hanya berorientasi bantuan pertanian semata. Terlebih penyediaan offtaker untuk pembelian hasil panen, jelas akan membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

Kades Loh Sumber Sukirno, pun berharap Bumdes bisa terjun untuk mendukung sektor usaha pertanian selain padi, karena Loa Kulu merupakan daerah pertanian yang luas.

“Kita bersama PKT perlu dukungan penuh aparat desa, sehingga Agro Solution menjadi kegiatan bermanfaat bagi warga Loh Sumber,” ujarnya.

Sementara perwakilan PKT Rendy, pelaksanaan Agro Solution di Kutai Kartanegara ditarget mencapai 1.000 hektare, dengan realisasi saat ini sekira 700 hekatre.

“Kami menargetkan tiap 6 bulan ada 1.000 hektare sampai tahun 2024. Bahkan akan dibuat pabrik pemipil jagung di Tenggarong Seberang,” kata Rendy. (yans/sdn/humasprovkaltim)

Related posts