Siapkan Siswa Bufferzone Hadapi Ujian Nasional, Pupuk Kaltim Gelar Bimbel

  • Whatsapp

TIMUR – Tak hanya meluncurkan program Peduli Pendidikan (PKTPP), Pupuk Kaltim turut mendorong peningkatan kapasitas dan pemahaman siswa dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) 2019, melalui Bimbingan Belajar (Bimbel) yang berjalan sejak Februari lalu.

Read More

Kegiatan diikuti 250 pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari wilayah bufferzone perusahaan, bekerjasama dengan Galaxy Education yang kali ini memasuki tahap 2. Digelar di dua sekolah di Kelurahan Loktuan, SMP YPL dan Mts Al-Amin, Selasa (16/4).

Dijelaskan staff Departemen CSR Pupuk Kaltim selaku Ketua Kelompok Program Bimbel Tahap 2 Cantri Winarti, program ini digelar guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) jelang Ujian Nasional yang akan berlangsung beberapa waktu mendatang.

Bimbingan belajar digelar di tujuh sekolah tingkat SD di Kelurahan Guntung dan tingkat SMP di Loktuan. Melalui Bimbel, para peserta diharap memiliki bekal tambahan untuk ikut UN, sehingga berpeluang menerima beasiswa PKTPP untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi.

Pupuk Kaltim pun kata Cantri, akan menyaring 10 pelajar terbaik untuk mendapatkan beasiswa pendidikan gratis di Sekolah Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), baik untuk tingkat SMP maupun SMA.

“Bimbel digelar 4 kali dalam satu pekan seusai belajar sekolah. Para peserta juga mengikuti berbagai latihan soal dengan try out,” ujar Cantri.

Para siswa SMP di bufferzone Pupuk Kaltim serius mengikuti materi Bimbel Galaxy Education (Foto: Humas Pupuk Kaltim)

Sementara Pimpinan Galaxy Education Sunarto, menyebut para pengajar diharuskan membuat para siswa memahami teori yang sudah diperoleh saat sekolah. Apalagi faktor utama yang menghambat para siswa mengerjakan soal biasanya terkait waktu yang singkat saat ujian. Maka dari itu tiap siswa mendapat waktu 3 menit, untuk menyelesaikan soal yang diberikan selama bimbel.

“Karena bimbingan belajar dimaksudkan agar anak-anak bisa mengerjakan soal dengan cara yang cepat dan praktis,” kata Sunarto.

Ditambahkannya, tim pengajar bimbel berjumlah 8 orang, melibatkan dua orang pengajar lokal dari Kelurahan Guntung dan Loktuan sekaligus mengajak sarjana muda khususnya fresh graduate ikut andil memberikan materi ajar kepada peserta bimbel.

“Salah satu fokus diantaranya tips atau metode mengerjakan soal Ujian Nasional,” lanjut Sunarto.

Kegiatan ini diapresiasi para orangtua peserta bimbel. Salah satunya Hartati, orangtua Hasmaul Husna dari dari SMP YPL Loktuan. Dirinya mengaku sangat terbantu dengan adanya Bimbingan Belajar dari Pupuk Kaltim ini, sehingga memotivasi anaknya semakin giat belajar untuk menghadapi ujian nasional.

“Kegiatan ini sangat mendukung anak kami untuk semakin siap menghadapi ujian nasional,” ucap Hartati.

Senada, Kepala Sekolah MTs Al-Amin Munir Abdullah, mengucap syukur atas bantuan pendidikan yang diberikan Pupuk Kaltim melalui Bimbingan Belajar bersama Galaxy Education. Apalagi berbagai tips atau metode menjawab soal membuat ketertarikan siswa terhadap mata pelajaran semakin baik, khususnya Matematika yang kerap dianggap sebagai pelajaran paling susah.

Pihak sekolah dan orangtua pun jelas Munir, saling bekerjasama memastikan para siswa mengikuti Bimbel gratis yang difasilitasi Pupuk Kaltim ini.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan beberapa tahun terakhir oleh Pupuk Kaltim. Hasilnya cukup signifikan mengangkat nilai para siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran sekolah,” terang Sunarto. (ikr/ads)

Manajemen Pupuk Kaltim bersama para peserta Bimbingan Belajar (Foto: Humas Pupuk Kaltim)

Related posts