Berpotensi Disalahgunakan, Masyarakat Diminta Tak Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19 di Medsos

  • Whatsapp
Ilustrasi Sertifikat Vaksin Covid-19

TIMUR. Program vaksinasi nasional sudah mulai dilakukan di Indonesia. Hingga kini beberapa kalangan prioritas juga sudah menerima penyuntikan vaksin tersebut, seperti halnya, pekerja media, tenaga pengajar hingga masyarakat lansia.

Read More

Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Menkominfo) Johnny G Plate tentang potensi adanya penyebaran data pribadi.

Hal tersebut mengingat banyak dari masyarakat yang telah menerima vaksin dengan sukarela mengunggah bukti atau sertifikat vaksinasi Covid-19 di media sosialnya.

Padahal, kata Menteri Johnny, perbuatan tersebut sangat berpotensi membuat data pribadi para penerima vaksin, yang terdapat pada QR Code sertifikat dengan mudah tersebar dan diakses oleh orang lain.

“Di dalam QR Code itu ada data pribadi, jadi sertifikat digital kita peroleh, tapi disaat bersamaan kita menjaga data pribadi kita,” kata Menteri Johnny melansir Tribunnews.com, Minggu (21/3/2021).

Oleh karenanya, politikus dari Partai Nasdem itu mengimbau masyarakat untuk senantiasa tidak mengunggah sertifikat bentuk apapun yang disertai QR Code.

Terlebih kata dia, jika keperluan dari mengunggah sertifikat tersebut bukan untuk suatu keperluan penting.

“(Jaga data pribadi kita) dengan cara tidak mengedarkan (sertifikat) nya untuk kepentingan yang tidak semestinya,” pesan Johnny.(trb)

Related posts