Pendidikan di Pesisir Bontang Masih Terkendala Fasilitas

  • Whatsapp
SDN 016 Tihi-tihi Bontang Selatan

TIMUR. Kurangnya tenaga pendidik dan tiadanya akses internet dalam mendukung kegiatan belajar mengajar di pesisir, menjadi salah satu bahasan dalam dialog antara Pemkot Bontang bersama para guru secara virtual, Rabu (10/6)2020.

Read More

Kepala SDN 016 Tihi-tihi Eka Wahyuni, mengatakan di sekolahnya masih kekurangan tenaga pengajar, yang kini hanya memiliki satu guru yang tinggal di kawasan pesisir Bontang tersebut. Jumlah murid sebanyak 51 orang, yang terbagi dari kelas 1 hingga 6, membuat guru kesulitan untuk kegiatan belajar mengajar setiap harinya.

“Guru di Tihi-Tihi hanya 1 orang, selebihnya di darat semua. Kami tak bisa seperti Selangan, karena guru mayoritas ada di sana,” papar Eka Wahyuni.

Tidak adanya jaringan internet, pun menjadi persoalan baru, karena sangat dibutuhkan untuk proses belajar mengajar pada saat ini menerapkan proses secara daring. Meski sudah berkoordinasi dengan Kominfo Bontang, namun karena beberapa kendala, internet pun belum bisa menjangkau Tihi-tihi hingga kini.

“Kami sudah koordinasi dengan Diskominfo, tapi saat mau dipasang ada sedikit masalah, jadi belum bisa (dipasang),” tambahnya.

Lain cerita di wilayah pesisir Selangan Bontang Selatan, saat ini terjadi kerusakan panel listrik sehingga sekolah kesulitan melakukan proses belajar mengajar. Kepala SDN 015 Selangan Titik Purwatiningsih, pun berharap Pemkot Bontang segera melakukan perbaikan, agar proses belajar siswa tak lagi terhambat.

“Karena tidak ada listrik, proses belajar jadi terhambat. Kami berharap segera ada perbaikan untuk listrik di Selangan,” ucap Titik.

Menanggapi itu, Walikota Bontang Neni Moerniaeni, mengatakan dalam waktu dekat Pemerintah akan melakukan tinjauan, dan komitmen untuk segera menyelesaikan persoalan pendidikan di pesisir Bontang.

“Minggu ini kita tinjau kesana. Seharusnya kalau tak ada Covid kita sudah bikin perpustakaan di Selangan dan Tihi-Tihi, karena kita juga ingin sekolah di pesisir tidak kalah dengan di kota,” terang Neni. (*)

Related posts