Realisasi Vaksinasi Covid-19 di Kaltim Sangat Rendah

  • Whatsapp
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Kaltim

TIMUR. Pelaksanaan vaksinasi di Kalimantan Timur hingga Juli 2021 masih sangat rendah, baik tahap satu maupun tahap dua. Hal itu diakui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Kaltim Jauhar Efendi, yang mengatakan rendahnya realisasi vaksinasi karena jumlah vaksin yang didistribusikan ke Benua Etam sangat terbatas.

Read More

Dampaknya, sasaran tidak mencukupi target vaksinasi untuk tahap pertama dan tahap kedua. “Jangkauan vaksinasi tahap pertama sekitar 16 persen lebih, dan tahap kedua hanya 9 persen lebih,” sebut Jauhar Efendi, Sabtu (24/7/2021)

Ditambahkannya, sesuai hasil rapat dengan Presiden Joko Widodo bersama para menteri terkait, Gubernur Isran Noor sudah menyampaikan dan bersurat ke Menteri Kesehatan atas kekurangan ketersediaan vaksin dan meminta agar segera dipenuhi.

“Terlebih lagi, saat itu tiga daerah (Balikpapan, Berau dan Bontang) masuk penerapan PPKM level 4. Sedangkan Samarinda masuk tapi tidak disebutkan dalam Inmendagri, tertanggal 20 Juli 2021,” jelasnya.

Kini di Kaltim ada 8 daerah di Kaltim yang masul PPKM Level 4 yakni Balikpapan, Berau, Bontang dan Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur dan Penajam Paser Utara. Namun sesuai perintah Presiden, daerah zona merah masuk level 4 wajib prioritas mendapat vaksin salah satunya Kaltim.

“Bukan tidak mau menyalurkan vaksin ke masyarakat, tapi memang vaksinnya kurang, bahkan tidak ada. Kita masih menunggu distribusi dari pusat,” pungkasnya. (yans/sdn/humasprovkaltim)

Related posts