Sesuaikan Kondisi New Normal, Bandara Sepinggan Wajibkan Swab Bagi Pendatang

  • Whatsapp
Penumpang Bandara Sepinggan harus sehat berdasarkan hasil swab tes.

TIMUR. Penerapan wajib swab (pemeriksaan medis) bagi pendatang dari luar semakin diperketat. Salah satu titik pemeriksaan berada di Bandara Internasional Sepinggan. Namun proses swab hanya bisa mengakomodir sekitar 50 persen pengunjung.

Read More

Kebanyakan para pendatang yang masuk bertujuan untuk bekerja atau transit dan melanjutkan perjalanan ke kota lain di Kaltim.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi dan Wakil Walikota Balikpapan, Dandim 0905/Bpp serta unsur Forkopimda lainnya memantau secara langsung pemeriksaan penumpang di terminal kedatangan dan keberangkatan excemption flight (penerbangan bersyarat) di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada Sabtu (06/06/2020).

Dandim 0905/Bpn Kolonel Arm I Gusti Agung Putu Sujarwana mengungkapkan, kegiatan hari ini adalah untuk meninjau langsung surat edaran dari walikota. Juga untuk memastikan proses pemeriksaan sudah sesuai dengan protokol kesehatan.

“Tujuannya untuk evaluasi karena kecenderungannya pasien positif di Balikpapan berasal dari luar daerah. Maka perlu adanya penegasan, disiplin arus keluar masuk Balikpapan diterapkan lebih rinci,” ungkap perwira melati tiga tersebut.

Lebih lanjut, sesuai edaran di Balikpapan untuk yang datang non KTP Kaltim. Agar melakukan swab dari daerah asal. Kemudian bagi yang sudah melaksanakan swab, boleh langsung bekerja tapi kalau hanya melakukan rapid tes harus isolasi mandiri dulu selama 2 minggu,” lanjutnya.

Sementara, Wali Kota Rizal Effendi menambahkan, terkait rencana penerapan new normal di bandara yang akan dimulai 8 Juni 2020. Menurutnya, Pemkot Balikpapan masih akan melihat kondisi di titik-titik kumpul yang ada di Kota Beriman.

“Nanti kita lihat. Kita tunggu saja dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Ditambahkan Wali Kota Rizal, operasional bandara akan menyesuaikan dengan penerapan protokol kesehatan. Jadi, operasional bandara akan tetap berjalan tapi menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang diterapkan.

“Bandara harus berjalan, tapi jangan juga penyebaran Covid-19 juga meluas. Bandara penting, kalau gak, ya, kita juga gak bisa bergerak, Perekonomian lumpuh, sama-sama, bergandengan, yang penting jaga jarak,” tutupnya. (*)

Related posts