Alami Luka Serius hingga Infeksi Paru-paru, Korban Serangan Buaya Guntung Jalani Operasi

Dokter Spesialis Bedah RS PKT dr Fachrisatul Masruroh (Kiri)didampingi Hospital Liaison Officer (HLO), Nanik Tunggal (Kanan) / M rifki- Klik Kaltim

TIMUR. Korban serangan buaya Guntung, Fitri (27) harus menjalani operasi karena infeksi paru-paru akibat tenggelam saat diterkam buaya, Selasa (8/8/2023) malam.

Read More

Saat ini korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit PKT. Ia harus dibantu alat pernapasan usai serangan buaya Guntung.

Dokter Bedah RS PKT dr Fachrisatul Masruroh menuturkan, pasien tiba di RS pada 23.31 Wita. Saat datang pasien dalam kondisi sadar.

Beruntung warga setempat melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan mengeluarkan air yang masuk kedalam tubuhnya usai diterkam oleh buaya Guntung.

Lalu pada pukul 17.30 Wita tadi, tim medis melakukan operasi untuk luka gigitan buaya Guntung.

Luka gigitan predator ini paling banyak di sebelah kanan, mulai perut hingga bagian kaki dengan tingkat parah beragam.

“Total sih ada 4 luka. Satu panjang luka dengan kondisi tembus ke sampai daging. Ini sih dari pengeliatan klinis sebelum operasi,” kata dr Fachrisatul Masruroh, Rabu (9/8/2023).

Lebih lanjut dr Fachrisatul juga menuturkan, adanya infeksi paru-paru karena organ dalam yang kemasukan air.

Saat tiba di UGD juga saturasi oksigen hanya 70 persen, sedangkan saturasi normal berkisar 90-100 persen.

Saat ini korban menggunakan ventilator untuk membantu pernafasan. Korban juga alami patah tulang di bagian kaki, namun belum dipastikan penyebabnya. “Nanti kita lihat hasilnya setelah operasi,” pungkasnya.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts