Delapan Tim Meriahkan FRC Antar Gawil PIKA Pupuk Kaltim

  • Whatsapp

TIMUR. Memasuki pekan ketiga peringatan Bulan K3 Nasional 2020, Pupuk Kaltim kembali menggelar Fire Rescue Competition (FRC), yang kali ini diikuti para ibu rumah tangga dari Persatuan Istri Karyawan Pupuk Kaltim (PIKA PKT). Kegiatan berlangsung di Halaman GOR PC VI Pupuk Kaltim, Sabtu (25/1/2020) pagi.

Read More

Tahun ini ada 8 tim yang berpartisipasi, perwakilan Gabungan Wilayah (Gawil) PIKA Pupuk Kaltim, diantaranya Gawil 1, 3, 5, 6, 7, 8A, 8B, dan Gawil 9. Masing-masing tim pun diwajibkan melewati berbagai tantangan dan rintangan yang disiapkan, mulai ular zigzag, rintangan ban, titian ganda, tirai api, hingga resusitasi jantung paru (RJP) kepada korban yang mengalami serangan jantung.

Selanjutnya, pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti jaket, celana, sepatu, sarung tangan dan helm. Tiap tim juga mendapat tantangan pemadaman api di drum belah serta pemadaman api menggunakan selimut basah.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Pupuk Kaltim sebagai sarana edukasi sekaligus bekal bagi keluarga besar perusahaan, agar mampu mengantisipasi bencana kebakaran yang sekira terjadi di lingkungan tempat tinggal. Setiap tahun materi tantangan pun semakin beragam dan berbeda dari sebelumnya, yang diharap bisa dipahami serta dipraktikkan dengan baik kedepannya.

“Utamanya bagi ibu rumah tangga bisa melakukan antisipasi awal jika terjadi bencana kebakaran, sebelum petugas pemadam datang,” ujar General Manager Umum Pupuk Kaltim Nur Sahid, mewakili manajemen perusahaan.

Menjadi agenda rutin tahunan, pengetahuan yang didapat peserta FRC di tiap rintangan, merupakan salah satu upaya praktis antisipasi bencana yang terus dikembangkan dan disosialisasikan Pupuk Kaltim. Sebab kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran patut ditingkatkan, terutama bagi kalangan ibu rumah tangga.

“Dari sekian banyak kasus, potensi kebakaran di rumah merupakan salah satu yang paling sering terjadi. Maka sudah sepatutnya ibu rumah tangga dibekali kemampuan untuk menanggulangi kebakaran, serta pengetahuan penyelamatan jiwa atau evakuasi,” terang Nur Sahid.

Simulasi: Kesigapan salah satu tim menangani korban kebakaran (Foto: Humas Pupuk Kaltim)

Tema Bulan K3 Nasional 2020 “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 Pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi”, pun menjadi langkah strategis Pupuk Kaltim mendorong semua pihak untuk berpartisipasi aktif membudayakan K3, baik di lingkungan kerja maupun tempat tinggal. Untuk itu, Nur Sahid turut mengajak seluruh anggota PIKA Pupuk Kaltim dapat menerapkan K3 secara konsisten di kehidupan sehari-hari dan mampu mengantisipasi segala potensi yang bisa saja terjadi.

“Semoga dari kegiatan ini kita bisa terus mengembangkan serta membudayakan K3 di kehidupan sehar-hari,” pungkas Nur Sahid.

Kriteria penilaian dilihat dari kecakapan dan kesigapan masing-maisng tim melewati halang rintang, ketepatan penggunaan APD, teknik pemadaman dengan APAR maupun selimut basah, teknik penanganan korban, hingga kekompakan tim dan waktu penyelesaian tantangan yang sesuai aspek K3.

Dari kriteria tersebut, Gawil 8B akhirnya meraih Juara 1 dengan skor 1.145, disusul Gawil 9 di Juara 2 dengan skor 1.133, serta Gawil 5 meraih Juara 3. Sedangkan untuk yel-yel terbaik dimenangkan Gawil 5, dan suporter terbaik diraih Gawil 8. (ikr/ads)

Related posts