Sambut Idul Adha, UPZ Pupuk Kaltim Salurkan Ratusan Paket Sembako Bagi Warga Bufferzone

  • Whatsapp

TIMUR. Sambut Idul Adha 1440 Hijriah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pupuk Kaltim salurkan paket sembako bagi ratusan mustahik di Kelurahan Guntung Bontang Utara, hasil pengumpulan zakat karyawan melalui pemotongan gaji bulanan.

Read More

Tiap paket sembako berisi 10 Kg beras, 1 Kg gula pasir, 1 Kg tepung terigu dan 2 liter minyak goreng. Kegiatan ini wujud sinergi UPZ Baznas Pupuk Kaltim bersama Baznas Kota Bontang dan Pusat, berdasarkan surat keputusan yang mengimbau seluruh BUMN beserta anak usaha membentuk UPZ Baznas, guna menghimpun dana umat dari zakat karyawan untuk disalurkan kepada para mustahik.

“Yang disalurkan ke bufferzone dan masyarakat Bontang sebesar 70 persen dari total zakat yang terkumpul di UPZ Pupuk Kaltim, dan 30 persen sisanya disalurkan di tingkat Nasional,” kata Ketua UPZ Pupuk Kaltim Nur Sahid, saat penyaluran sembako di Pendopo Kantor Kelurahan Guntung, Kamis (8/8) pagi.

Menurut dia, persentase pembagian berdasarkan ketentuan Baznas Pusat yang mewajibkan tiap UPZ berkontribusi menyalurkan 30 persen zakat yang terkumpul secara Nasional, untuk membantu berbagai persoalan sosial masyarakat. “Salah satunya bantuan gempa Palu dan Banten beberapa waktu lalu, juga dari zakat UPZ Pupuk Kaltim,” tandas Nur Sahid.

Ketua UPZ Pupuk Kaltim Nur Sahid (foto kiri) dan pengurus salurkan paket sembako kepada mustahik di Kelurahan Guntung (Foto: Humas Pupuk Kaltim)

Dijelaskan General Manager Umum Pupuk Kaltim itu, karyawan perusahaan yang menyalurkan zakat melalui UPZ mencapai 1.000 orang, untuk diteruskan kepada 8 asnaf penerima. Terdiri dari Fakir, Miskin, Riqab, Gharim, Mualaf, Fisabilillah, Ibnu Sabil dan Amil Zakat yang terbagi di 18 RT Kelurahan Guntung dan 7 RT di Kampung Sidrap.

“Hari ini baru 11 RT yang kita bagi sebanyak 192 paket, dan sisanya besok (9/8) dengan total 290 paket. Jumlah tersebut hasil pendataan dan koordinasi UPZ Pupuk Kaltim dengan Kelurahan Guntung,” jelas dia.

Para mustahik pun berdasarkan data keluarga penerima beras sejahtera (rastra) Kelurahan Guntung, dilanjutkan verifikasi serta validasi lapangan bersama RT setempat untuk memastikan penerima masuk kategori mustahik. Jika ditemui masyarakat terdaftar namun telah dikategorikan muzakki, langsung dicoret dari calon mustahik, dan keluarga yang belum terdaftar tapi berhak menerima akan masuk sebagai mustahik. “Makanya penting dilakukan verifikasi lapangan, agar penerima benar-benar mustahik yang membutuhkan,” lanjut Nur Sahid.

Mewakili Pemerintah Kota Bontang, Camat Bontang Utara Sudi Priyanto yang hadir pada kesempatan itu memberi apresiasi kepada UPZ Pupuk Kaltim, yang telah menyalurkan zakat karyawan perusahaan kepada masyarakat Bontang jelang Idul Adha tahun ini.

Dikatakan Sudi Priyanto, jika seluruh potensi zakat di Bontang terkumpul serta tersalurkan ke masyarakat membutuhkan, dirinya yakin tidak akan ada lagi persoalan sosial yang terjadi. Apalagi melihat geliat Baznas Kota Bontang bersama seluruh UPZ yang terbentuk, saling bahu membahu menyelesaikan persoalan sosial menggunakan zakat umat.

Begitu pula Pemerintah Kota Bontang, menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) terkait pedoman penyaluran zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui UPZ di masing-masing perangkat daerah, guna mendorong perbaikan kondisi sosial masyarakat.

“Artinya seluruh komponen masyarakat Bontang sudah bahu membahu mengatasi persoalan sosial yang terjadi. Mudah-mudahan besarnya potensi zakat menjadi pondasi ekonomi yang kuat kedepannya,” ungkap Sudi Priyanto.

Dirinya pun mengimbau masyarakat terus menjaga kondusifitas daerah, agar Pupuk Kaltim dapat beroperasi dengan lancar sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar. Apalagi komitmen Pupuk Kaltim kepada masyarakat Bontang dinilai Sudi konsisten berjalan secara berkesinambungan dengan hasil signifikan.

“Termasuk kegiatan ini, semoga memberi manfaat bagi kita. Baik kepada masyarakat selaku mustahik maupun seluruh karyawan Pupuk Kaltim yang menjadi muzakki,” ucap Sudi.

Camat Bontang Utara Sudi Priyanto (foto kiri) dan Lurah Guntung Ida Idris (foto kanan) secara simbolis salurkan paket sembako kepada mustahik (foto: Humas Pupuk Kaltim)

Salah satu mustahik, Sri Haryati (62) warga RT 11 Guntung mengaku sangat terbantu adanya sembako dari UPZ Pupuk Kaltim. Terlebih jelang Idul Adha yang tinggal menanti hari, ia pun merasa bersyukur bisa mempersiapkan kebutuhan keluarga dari paket yang diterima. Apalagi dengan kondisi suami dengan kondisi stroke 7 tahun terakhir, membuat Sri Haryati hanya menggantungkan hidup pada dua anaknya yang kini juga telah berkeluarga.

“Kebutuhan sehari-hari hanya dibantu anak, itu sekadarnya saja karena saya tidak mau memberatkan juga. Bapak (suami) dulu kerja jadi sopir, tapi sudah 7 tahun ini stroke dan hanya dirumah saja,” tutur dia.

Sri Haryati berharap Pupuk Kaltim dapat terus peduli dengan masyarakat bufferzone, khususnya bagi keluarga tidak mampu yang kurang produktif karena faktor umur seperti dirinya. “Kami harap bantuan seperti ini terus ada, karena sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkas Sri Haryati. (ram/ads)

Jumlah Paket Sembako Bagi Mustahik Kelurahan Guntung

No Daftar RT Jumlah Paket
1 RT 01 Guntung 12 Paket
2 RT 05 Guntung 33 Paket
3 RT 06 Guntung 10 Paket
4 RT 07 Guntung 16 Paket
5 RT 08 Guntung 18 Paket
6 RT 10 Guntung 23 Paket
7 RT 11 Guntung 23 Paket
8 RT 12 Guntung 18 Paket
9 RT 13 Guntung 16 Paket
10 RT 14 Guntung 14 Paket
11 RT 15 Guntung 9 Paket
TOTAL 192 Paket

 

*Sisa Paket Disalurkan Jumat (9/8) dengan mendatangi langsung tiap lokasi penerima (Data UPZ Pupuk Kaltim)

Related posts