TIMUR. Debat publik Pilkada Bontang yang semula ditunda, rencananya akan kembali digelar pada akhir pekan ini. Jadwal tersebut menyusul hasil koordinasi KPU Bontang dengan lembaga penyiaran di Samarinda.

“Masih dalam tahap koordinasi di Samarinda,” ujar Komisioner KPU Bontang Divisi Teknis, Musdalifah Machmud saat dikonfirmasi melalui seluler, Senin (02/11/2020) sore.

Dikatakannya, moderator yang memandu jalannya debat juga ikut diganti, dari sebelumnya KPU Bontang menunjuk Mantan Duta Wisata Samarinda Nirmala Sari.

“Kemungkinan moderator dari TVRI, lembaga penyiaran juga,” tandas Musdalifah.

Ditanya soal lokasi pelaksanaan debat publik, Musdalifah menyebut belum mengetahui pasti. Mengingat, baru akan dilakukan MoU. Sedangkan tema yang diusung tidak berubah, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, dan penanganan Covid-19.

Latar belakang para tim penyusun cukup beragam. Terdiri dari akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat. Nantinya, debat publik dibagi menjadi 6 segmen. Mulai pemaparan visi-misi, pendalaman visi-misi, interaksi antara moderator dan paslon, serta paslon dengan paslon lain, dan diakhiri closing statement.

Durasi yang ditentukan selama 90 menit, ditambah 30 menit untuk jeda iklan, dengan total 120 menit.

Sebelumnya pelaksanaan debat publik sedianya digelar Sabtu (31/10/2020), namun terpaksa ditunda akibat polemik. Moderator terindikasi sebagai kader dan pengurus salah satu parpol, serta direktur lembaga penyiaran lokal yang ditunjuk juga terindikasi berafiliasi dengan partai politik.(*)