Ada Oknum Jual Nama PLN Bontang, Tawarkan Boks Meteran Listrik ke Warga

  • Whatsapp
Kwitansi pembayaran Boks Kwh meter yang dipasang oknum yang mengaku petugas PLN di rumah Sukartin, Warga RT 11 Kelurahaan Kanaan. (Ist)

TIMUR – PLN Area Bontang memastikan tak pernah menjalankan program pemasangan boks Kwh meter. Apalagi memasang boks tanpa izin lalu meminta bayaran.

Andrian Sulistiawati, Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN Bontang membantah jika pihaknya yang mengirim petugas memasang boks Kwh meter ke rumah warga. Dia meyakini oknum tak bertanggungjawab tersebut mencatut nama PLN.

“PLN tidak ada program pemasangan Box APP (boks Kwh meter). Andaikan ada itu pun tidak dipungut biaya,” tegasnya saat dikonfirmasi Klikbontang, Minggu (12/01/2019).

Dikabarkan sebelumnya, Seorang warga Kelurahan Kanaan RT 11, Sukartin dikagetkan dengan seorang pria yang tak dikenal mengetuk pintu rumahnya. Betapa tidak, orang tersebut datang membawa sebuah boks meteran listrik.

Namun, Sukartin yang tak tahu menahu soal meteran listrik tersebut merasa heran lantaran tak pernah memesan untuk dipasang di rumahnya. Menurut cerita Sukartin, pria yang datang itu menggunakan helm warna kuning dan berpenampilan sama seperti petugas PLN biasanya.

Sukartin pun bertanya kepada pria tersebut mengapa ada meteran untuk dipasang di rumahnya. Kemudian orang tersebut mengaku ditugaskan dari kantor PLN untuk memasangnya.

“Ya saya kupikir ini benar dari PLN. Saya bilang kalau gratis ya pasang aja,” katanya.

Pemasangan pun dilakukan. Usai memasang, petugas tersebut menyodorkan selembar kuitansi warna kuning dan meminta pemilik rumah agar membayarnya sebanyak Rp 100 ribu sebagai ongkos pemasangan.

“Saya bayar saja,” tandasnya.

Kejadian itu terjadi sekira pukul 09.00 Wita, Sabtu (10/02019) pagi tadi. Pria asing itu pun lalu pergi setelah menerima uang dari pemilik rumah. (kb)

Related posts