Bapenda Bontang Targetkan Pajak dari Citimall Capai Rp11,6 Miliar Tahun 2026

Bontang Citimall

TIMUR. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang menargetkan penerimaan pajak dari aktivitas usaha di Bontang Citimall (BCM) mencapai Rp11,6 miliar sepanjang tahun 2026. Target tersebut berasal dari empat sektor pajak utama, yakni pajak reklame, pajak makan dan minum, pajak parkir, serta pajak hiburan.

Kepala Bapenda Bontang Natalia Trisnawati mengatakan, hingga periode Januari-April 2026 realisasi penerimaan pajak dari empat sektor tersebut telah mencapai sekitar Rp3,3 miliar.

Read More

Menurutnya, capaian itu membuat Bapenda optimistis target pendapatan hingga akhir tahun dapat terealisasi sesuai proyeksi.

“Penerimaan daerah dari empat pos ini terus berjalan. Kami optimistis sampai akhir tahun bisa tembus lebih dari Rp11 miliar,” ujarnya.

Natalia merinci, sektor pajak makan dan minum menjadi penyumbang terbesar dengan target penerimaan sebesar Rp8,4 miliar. Namun hingga April, realisasi yang masuk baru sekitar Rp2,4 miliar.

Sementara itu, pajak hiburan menempati posisi kedua dengan target Rp2,8 miliar dan realisasi sementara sebesar Rp771 juta.

Untuk pajak parkir, Bapenda memproyeksikan penerimaan sebesar Rp306 juta dengan realisasi saat ini sekitar Rp89 juta. Sedangkan pajak reklame ditargetkan mencapai Rp29 juta dan sejauh ini baru terealisasi Rp14,9 juta.

Natalia menilai potensi penerimaan dari pajak parkir sebenarnya masih dapat ditingkatkan mengingat aktivitas kendaraan di kawasan Bontang Citimall tergolong ramai setiap harinya.

Karena itu, Bapenda meminta pengelola parkir lebih transparan dalam menyampaikan laporan jumlah kendaraan dan penerimaan parkir.

“Kami akan kejar terus potensi yang sudah diproyeksikan. Kami berkeinginan pelaku usaha bisa taat dalam membayar pajak,” katanya.

Selain itu, Bapenda juga berencana melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaporan penerimaan pajak di kawasan BCM guna mencegah potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor parkir tepi jalan.

“Kami mau mereka taat. Tidak serta merta melaporkan tapi kondisinya berbeda,” pungkasnya.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts