Bintang dan Anyboard Diproyeksi Jadi Inovasi Unggulan Disdikbud Bontang

  • Whatsapp

TIMUR. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bontang wajib miliki satu inovasi unggulan saban tahun. Hal itu sebagaimana instruksi Wali Kota Bontang.

Read More

Dua inovasi unggulan garapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kini disiapkan. Yakni Program Bimbingan Belajar Gratis (Bintang) dan pengaplikasian papan tulis pintar (Anyboard) di kelas.

Dijelaskan Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang, Saparuddin, inovasi Bintang dilahirkan sebagai upaya untuk memaksimalkan jam belajar 19.00-21.00 Wita bagi pelajar Bontang. Saat ini program Bintang cakupannya memang masih terbatas. Hanya untuk kelas 6 SD dan kelas 3 SMP, khususnya bagi pelajar kurang mampu. Lantaran mereka bersiap memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi.

Namun kedepan, ujar Saparuddin, Disdikbud Bontang berencana memperluas cakupannya. Bukan lagi per kelas (Kelas 6 SD dan 3 SMP), namun semua pelajar yang bersemangat mengikuti bimbingan belajar (Bimbel).

“Kedepan bukan lagi per kelas, tapi untuk semua anak yang mau bimbel. Daripada anak-anak keliaran atau main ponsel. Baiknya ikut Bintang saja,” urai Saparuddin beberapa waktu lalu.

Kemudian untuk pengaplikasian anyboard. Pihaknya masih meminta hasil evaluasi sekolah yang sudah menggunakan papan pintar tersebut. Apakah ada hasil (Output) hadir. Seperti kualitas belajar mengajar di kelas membaik, antuasiame belajar siswa meningkat, dan lain sebagainya.

“Ini kami masih menunggu hasil evaluasi dari sekolah yang sudah menggunakan anyboard,” bebernya.

Kedepan, bila anyboard terbukti berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, Disdikbud Bontang berencana kembali melakukan pengadaan anyboard. Menyalurkan ke setiap sekolah, bila perlu hingga seluruh kelas.

Lebih lanjut, keberadaan anyboard sejatinya merupakan upaya Disdikbud Bontang menghadirkan perangkat yang mendukung pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Teknologi mempengaruhi nyaris tiap lini kehidupan masyarakat, tak terkecuali pendidikan.

“Kita harus ikuti perkembangan juga. Tidak bisa anak disuruh mendengar saja, mereka nanti bosan. Semua indra mereka harus dimaksimalkan ketika belajar. Anyboard sangat membantu pengajaran,” ucapnya.(fit)

Related posts