Cerita Korban Kebakaran Tanjung Laut Indah Selamatkan Anak Istri

  • Whatsapp
Roy didampingi istrinya menyaksikan puing-puing rumahnya yang ludes terbakar. (Foto: Klik Kaltim)

TIMUR. Raut wajah Roy (35) masih syok. Tanpa alas kaki ditemani istrinya dia berdiri mematung di depan rumahnya.

Read More

Rumah sewa miliknya ludes terbakar. Tak ada tersisa. Bahkan, kaos lengan panjang yang dikenakan diberi oleh tetangganya.

“Saya keluar cuman pakai celana ini,” ujar Roy sembari menunjukkan celana 3/4 hijau tua yang dipakai.

Roy sudah 10 tahun menetap di rumah sewa milik Armin, warga RT 33, Gang Udang, Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Sehari-hari Roy bekerja sebagai buruh bangunan. Upahnya tak besar. Tapi cukup membiayai 3 buah hatinya yang masih mungil bersekolah.

“Paling kecil masih TK, duanya sudah SD,” ungkapnya.

Kejadian Rabu (12/8/2020) dini hari sangat singkat. Ia dan keluarga kecilnya sudah terlelap. Tiba-tiba, tetangganya berteriak. Sontak ia terjaga, tanpa pikir panjang lari menyelamatkan buah hati.

Seluruh perabotan dan barang berharga ditinggal. Istri dan anaknya didahulukan agar selamat. Tanpa berpikir apapun lagi.

“Ada tabungan uang dan emas istri itu, saya cari-cari sudah hilang,” ungkapnya.

Ia dan keluarganya kini bingung mencari hunian baru. Sembari menunggu kabar baik kedepannya.

Kebakaran hebat di Gang Udang, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Rabu (12/8) dinihari menghanguskan 12 rumah milik warga.

Sekitar 75 jiwa yang terdampak dari musibah ini, terdiri 24 Kepala Keluarga. Kebanyakan merupakan penghuni rumah sewa.(*)

Related posts