Kapal Rusak di Tengah Laut, Tiga Pemancing Dievakuasi BPBD Bontang

Kapal Rusak di Tengah Laut, Tiga Pemancing Guntung Dievakuasi BPBD Bontang

TIMUR. Tiga warga Kelurahan Guntung berhasil diselamatkan oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang setelah kapal yang mereka gunakan untuk memancing mengalami kerusakan mesin di tengah laut, Rabu (11/3/2026).

Insiden tersebut terjadi di perairan sekitar Pulau Segajah, tepatnya di area deretan kapal tanker yang kerap dilalui kapal besar.

Read More

Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail, menjelaskan bahwa tiga warga tersebut masing-masing bernama Saipul (42), Hairul (38), dan Zulkarnain (33). Ketiganya merupakan warga Jalan Tari Jepen RT 11, Kelurahan Guntung.

“Mereka berangkat memancing dari Pelabuhan Loktuan sekitar pukul 08.00 WITA menuju perairan BUI 1 di sekitar Pulau Segajah untuk mencari ikan,” jelas Ismail saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2026).

Namun sekitar pukul 11.00 WITA, mesin kapal yang mereka gunakan tiba-tiba mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dioperasikan. Kondisi tersebut membuat kapal mereka terombang-ambing di tengah laut dan tidak dapat kembali ke daratan.

Setelah beberapa jam berada di tengah laut, sekitar pukul 16.00 WITA ketiga pemancing tersebut akhirnya melaporkan kejadian yang mereka alami melalui layanan darurat 112. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh tim BPBD Bontang.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi menggunakan perahu evakuasi untuk melakukan pencarian dan penyelamatan,” ujar Ismail.

Tim kemudian menyisir area perairan dan berhasil menemukan ketiga warga tersebut di sekitar deretan kapal tanker dekat Pulau Segajah. Proses evakuasi berjalan lancar dan ketiganya selanjutnya dibawa kembali ke daratan.

Setelah berhasil dievakuasi, para pemancing tersebut dipulangkan melalui Pelabuhan Loktuan dalam kondisi selamat tanpa mengalami cedera.

BPBD Bontang mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di laut agar selalu memastikan kesiapan kapal sebelum berangkat, terutama kondisi mesin dan perlengkapan keselamatan. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko apabila terjadi kendala saat berada di tengah laut.

Selain itu, masyarakat juga diimbau segera menghubungi layanan darurat apabila mengalami situasi darurat di perairan.

“Jika mengalami kendala atau keadaan darurat di laut, segera laporkan melalui layanan 112 agar bisa segera ditangani oleh petugas,” pungkasnya.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts