Nihil Dividen, Perusda AUJ Bontang di Audit

Wakil Walikota Bontang Basri Rase

TIMUR. Wali Kota Bontang Basri Rase menilai jika Perusahaan Daerah Aneka Usaha dan Jasa saat ini bermasalah. Saat ini perusahaan plat merah masih diaudit oleh Inspektorat Daerah.

Read More

Hingga kini Basri mengaku belum menerima hasil dari audit tersebut. Bahkan dirinya minta bantuan ke Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi Kaltim untuk audit.

“Kita tunggu hasilnya seperti apa, harusnya mereka bisa memberikan deviden untuk Pemkot,” kata Basri saat ditemui awak media, Rabu (22/9/2021).

Lebih lanjut, Basri pun membenarkan jika Perusda absen menyumbangkan deviden selama dua tahun kebelakang. “Dari dulu juga tidak pernah,” ucapnya.

Padahal, perusahaan mengelola 5 bisnis usaha mulai dari pengelolaan parkir, videotron, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), bengkel mobil dan variasi, serta perbankan. Tapi dari pengelolaan itu belum memberi manfaat ke daerah.

“Jika dihitung, peningkatan PAD pun bisa terserap dengan maksimal,” ucapnya.

Saat disinggung soal pembubaran Perusda AUJ. Basri menyatakan jika tidak mungkin membubarkan karena daerah sudah menggelontorkan anggaran cukup besar ke Perusda AUJ.

“Banyak uang negara yang masuk untuk mengelola Perusda AUJ,” pungkasnya.(*)

Related posts