Reses Bakhtiar Wakkang, Dorong Peran Kelompok Pengajian Edukasi Bahaya Narkoba

  • Whatsapp
Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang, saat reses bersama masyarakat (ist)

TIMUR. Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang, menggelar reses di Jalan Bawal RT 12, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan, Senin (5/4/2021)

Read More

Pada reses itu, warga mengeluhkan maraknya peredaran narkoba di wilayah Bontang Selatan, dan mengusulkan peran kelompok pengajian untuk memberi pemahaman bahaya narkoba bagi warga.

“Miris sudah pak, banyak pemuda sini masuk penjara karena narkoba,” ujar Megawati salah satu warga Jalan Bawal.

Melalui kelompok pengajian, diharap ada agenda rutin untuk meningkatkan iman dan takwa pemuda setempat, agar tidak mudah terjerumus dalam peredaran narkoba.

“Di RT 11, 12 dan 13 kami memiliki pengajian majelis taklim. Kalau ngak sempat buat pengajian baru, bapak bisa jadi Pembina di kelompok pengajian yang sudah ada,” pintanya.

Menanggapi itu, Bakhtiar Wakkang mengaku akan terus berupaya membina masyarakat, untuk tidak berhubungan dengan narkoba. Penanggulangan narkoba pun harus dilakukan secara menyeluruh.

Dia mengatakan segera melakukan koordinasi bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), untuk memberantas peredaran sekaligus mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Terkait pengajian nanti kita bicarakan lebih lanjut, karena saat ini saya tidak bisa bicara teknis. Tapi saya sepakat, salah satu cara efektif mengedukasi masyarakat adalah lewat pendekatan agama,” paparnya.

Dari sisi kebijakan, DPRD juga telah mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang penanggulangan narkoba. Selain penerbitan Peraturan Walikota (Perwali) untuk memastikan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) bebas dari narkoba.

“PNS dan Non-PNS harus clear dulu. Selain tak kalah penting fungsi keluarga dan peran orang tua melakukan pembinaan di rumah,” terangnya.

Bakhtiar juga meminta Pemkot Bontang lebih berupaya menggalakkan ekonomi masyarakat, agar tidak mudah tergiur dengan keuntungan bisnis narkoba. Dirinya berjanji akan agendakan khusus aspirasi warga, untuk membangun dan membina kelompok pengajian yang ada.

“Sehingga dengan peran semua pihak, semakin menekan peredaran narkoba dan masyarakat juga lebih terarah,” pungkas Bakhtiar Wakkang. (Ads)

Related posts