Tarik Minat Investor, Pemprov Kaltim Minta Sewa Lahan KEK MBTK Ditiadakan Sementara

  • Whatsapp
Kawasan KEK MBTK

TIMUR. Gubernur Kaltim Isran Noor, minta Pemkab Kutim lakukan evaluasi kebijakan sewa lahan, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) agar menarik minat investor.

Read More

Gubernur minta sewa lahan di KEK MBTK ditiadakan untuk sementara waktu, hingga perusahaan yang berinvestasi benar-benar eksis dalam berusaha.

Kepala Biro Humas Setda Kaltim HM Syafranuddin, menjelaskan hal itu melihat KEK MBTK yang belum menarik minat investor, sementara dua KEK lain yang diresmikan Presiden Jokowi dinilai berhasil.

“Memang ada beberapa hal yang menjadi kurang minatnya investor berusaha di KEK MBTK. Seperti belum adanya listrik, jalan serta telekomunikasi dan sewa lahan,” ungkap Jubir Pemprov Kaltim ini, Rabu (7/4/2021).

Jika sewa lahan bisa diberikan gratis dalam 5 hingga 10 tahun, maka biaya operasional bisa ditekan untuk sementara waktu, dan kegiatan perusahaan bisa berjalan. Apalagi dari info yang didapat Pemprov Kaltim, PLN dalam waktu dekat juga akan memasang jaringan listrik ke KEK Maloy, meski saat ini masih terkendala lahan tower di dalam kawasan sejumlah perusahaan.

Gubernur Isran, lanjut Ivan (sapaan akrabnya), berharap KEK Maloy dalam beberapa tahun kedepan mampu menjadi tempat investasi yang nyaman dan aman, sehingga membuka lapangan kerja bagi warga Kaltim terutama Kutim.

Diketahui, KEK MBTK diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 1 April 2019, bersamaan dengan KEK Bitung (Sulawesi Utara) dan KEK Morotai di Maluku Utara. (jay/yans/sdn/humasprovkaltim)

Related posts