Tema Menentukan, Persiapan BCC Dimatangkan

  • Whatsapp

TIMUR – Persiapan helatan akbar Bontang City Carnaval (BCC) terus dimatangkan. Pemerintah Kota Bontang, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama tim pelaksana masih menunggu tema acara yang ditentukan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

“Kita sudah ajukan beberapa tema untuk BCC. Menunggu apa rekomendasi terbaik dari Wali Kota kita,” ucap Nur Irwansyah, Kasi Kebudayaan Dinas Pendidikan (Disdikbud) Kota Bontang usai rapat pelaksanaan BCC yang terlaksana di ruang rapat Sekretaris Daerah Pemkot Bontang, Rabu 24 Oktober 2018.

Ada banyak tema yang sempat diusulkan di acara tahunan itu. Antara lain; Bontang Jago Untuk Pelestarian Budaya, Warna-warni Budaya Kreatif Menuju Bontang Jago, Aneka Budaya Dalam Bhineka Tunggal Ika, serta Keberagaman Budaya Kreatif untuk Kesejahteraan Masyarakat.

Penentuan tema menjadi poin penting dalam pelaksanaan BCC. Tak sedikit dari para peserta even tahunan ini kerap menanyakan hal tersebut untuk mempersiapkan penampilan terbaik mereka. Nantinya, peserta BCC ini bakal melibatkan OPD di lingkungan Pemkot Bontang, perusahaan, Ormas, paguyuban, hingga sekolah di Bontang.

Pemilihan tema tersebut bukan tanpa alasan, kata Iwan-sapaannya, beberapa diantaranya menyesuaikan tema yang diangkat untuk HUT Kota Bontang ke-19 yaitu “Untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Seperti dikabarkan sebelumnya, jadwal pelaksanaan pun bakal menyesuaikan agenda Apeksi Regional Kalimantan yang akan dihelat di Bontang. Menyambut kedatangan sebanyak 8 rombongan kota yang akan bertamu ke Kota Taman-sebutan Bontang.

“Tema itu memang seyogyanya tidak terlalu panjang dan menjadi acuan bagi para peserta untuk menampilkan hasil kreasi mereka,” 

Rencananya, pesta iring-iringan pawai yang akan menampilkan berbagai kesenian daerah itu dijadwalkan pada Jumat, 30 November 2018 malam. Berbarengan dengan pelaksanaan pesta laut yang akan berlangsung pada 28 November hingga 1 Desember 2018.

Iwan menjelaskan, jadwal pelaksanaan saat malam juga merupakan permintaan dari para peserta. Tak sedikit yang menginginkan pelaksanaan BCC pada malam. Pertimbangannya ialah selain memberi nuansa berbeda, cuaca saat malam membantu para peserta defile dan penonton lebih nyaman, tanpa terik matahari.

“Beberapa peserta rutin pawai sudah sering menghubungi kami untuk menanyakan tema BCC. Mereka sangat antusias bartisipasi meriahkan,” timpalnya.

Sebagai panitia resmi agenda yang paling dinanti masyarakat Bontang, Disdikbud berupaya menyajikan penampilan terbaik dari seni budaya yang terdapat di Bontang. Senantiasa memaksimalkan persiapan hingga pelaksanaan yang menjadi tanggung jawab penuh leading sektor pendidikan dan kebudayaan di Bontang ini.

“Kami sempat terhenti mengadakan rapat persiapan karena jadwal masih belum final. Hasil rapat terakhir yang diajukan menunggu restu dari Wali Kota Bontang tentang bagaimana pelaksanaan terbaik even tersebut,” tutupnya.(*)

Related posts