Tol Diresmikan, Balikpapan Samarinda Kini Cuma 75 Menit

  • Whatsapp
TANPA HAMBATAN: Kawasan gerbang tol Balikpapan-Samarinda di Samboja, Kukar. Hari ini, ruas tol yang masuk dalam Seksi 2 sepanjang 30,975 kilometer akan diresmikan penggunaannya oleh Presiden Joko Widodo. (FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST)

TIMUR. Ruas tol Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene di Gerbang Tol Samboja, Kutai Kartanegara, Selasa (17/12/2019).

Read More

Waktu tempuh Balikpapan-Samarinda kini hanya sekitar 1 jam 15 menit (75 menit). Biasanya perjalanan memakan waktu lebih kurang 3 jam atau 6 jam pergi pulang (PP). “Waktu tempuh yang biasanya dari Balikpapan ke Samarinda, Samarinda ke Balikpapan lebih kurang 3 jam atau 6 jam PP, bila menggunakan jalan tol yang ada sekarang ini paling 1 jam atau 1 jam 15 menit,” kata Jokowi.

Presiden menyatakan, tol tersebut merupakan yang pertama di Pulau Kalimantan. Presiden berharap kehadiran tol akan mempercepat mobilitas orang maupun barang logistik.

“Jalan tol ini akan memperlancar efektifitas antara dua pusat pertumbuhan di Kaltim. Kota Samarinda dan Kota Balikpapan yang merupakan kota kegiatan ekonomi bisnis,” ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan, tol juga akan mendorong kawasan-kawasan produksi seperti industri di sektor kelapa sawit, batu bara, minyak dan gas. Terhubung langsung dengan kawasan distribusi.

Presiden menyatakan, akses masuk ke wilayah ibu kota negara (IKN) baru pun menjadi cepat dan dimudahkan. “Menyambungkan ke kawasan ibu kota. Saya minta agar pada 2020 jalan menuju kawasan ibu kota baru sudah mulai disiapkan dan betul-betul tersambung,” ucap Jokowi.

Tol yang diresmikan hanya untuk seksi 2, 3, dan 4 dengan total panjang 58,7 km. “Dari 5 seksi, (jalan) yang telah selesai t3 seksi sepanjang 58,7 km dari total 99,3 km. Jadi kurang 2 seksi lagi yaitu seksi 1 dan 5. Tadi saya menanyakan kepada dirut Jasa Marga, ini akan diselesaikan nanti insyaallah paling lambat April 2020,” ungkap Jokowi.

Turut mendampingi Presiden saat peresmian di antaranya Gubernur Kaltim Isran Noor, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Anggota DPR asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim Irwan Feccho menegaskan, masyarakat Kalimantan, khusus Kaltim menyambut antusias jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam). Tol tersebut merupakan yang pertama di Pulau Kalimantan.

“Peresmian tol Balikpapan-Samarinda oleh Presiden Jokowi adalah hal yang bersejarah bagi masyarakat Kalimantan khususnya Kalimantan Timur. Ini adalah tol pertama di Kalimantan sekaligus monumen sejarah ke depan bagaimana tol ini menandakan mulai hadirnya keadilan infrastruktur jalan di luar pulau Jawa khususnya di Kalimantan,” kata Irwan.

Hal itu disampaikan Irwan di Balikpapan, Kaltim, Selasa (17/12/2019). Menurut Irwan, tol Balsam berfungsi untuk membantu akses jalan baru lalu lintas dua kota besar di Kaltim. Selain itu, keberadaan tol diharapkan dapat memangkas biaya logistik di Kaltim.

Sebab, distribusi barang antar dua kota tersebut menjadi lebih cepat. Irwan menyatakan, tol Balsam juga akan mendukung akses masyarakat di IKN baru. “Bahkan keyakinan saya, Pak Jokowi menunjuk Kaltim sebagai IKN karena salah satunya adanya tol Balikpapan-Samarinda ini,” ujar anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.

Di sisi lain, Irwan mengatakan, IKN di Kaltim akan menjadi pusat peradaban baru, dan pemersatu bangsa. Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita membangun IKN baru dengan cara-cara bermartabat dan berdaulat sebagai bangsa dan negara yang besar. IKN baru adalah masa depan bangsa dan NKRI,” kata Irwan. (*)

Related posts