Bulan Ini, Pertamina dan Investor Asal Oman Tinjau Lokasi Kilang Bontang

  • Whatsapp

TIMUR. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni membeber sejumlah rencana pembangunan mega proyek di Kota Taman. Diantaranya pembangunan kilang minyak baru atau Grass Root Refinery (GRR) yang dipastikan bakal terealisasi dalam waktu dekat.Hal ini disampaikan Wali Kota Bontang dalam pidatonya kala menyambut rombongan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Rujab Wali Kota Bontang, Rabu (28/8/2019) kemarin.

Read More

Kepastian ini hadir usai Pertamina dan perusahaan asal Oman, Overseas Oil & Gas LLC (OOG) dijadwalkan bertandang ke Bontang pada September 2019 ini, guna meninjau lokasi pembangunan kilang di Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

“Insha Allah September nanti Pertamina dan investor dari Oman akan ke Bontang,” beber Wali Kota Neni di hadapan rombongan Lemhannas yang kala itu dikomando langsung pimpinan tertingginya, Agus Widjojo.

Lebih jauh dijelaskan, pemilihan lokasi pembangunan kilang lahan di Bontang Lestari sudah bersifat final, tak dapat diganggu gugat. Lantaran lahan yang diperlukan untuk pembangunan kilang refinery tersebut sudah disiapkan dalam dokumen induk Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Bontang.

Selain memastikan Bontang telah menyiapkan lahan diperlukan, yang mana itu tertuang dalam RTRW. Pemkot Bontang juga berupaya memenuhi fasilitas pendukung lainnya. Seperti elektrifikasi dari PLTU 2×100 Megawatt.

Sekadar informasi, rencana pembangunan kilang Bontang ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) sejak 2015 lalu. Namun, hingga kini rencana tersebut masih dalam tahapan pengkajian finansial.

Pertamina diketahui memiliki saham sekitar 10-30 persen, dan sisanya dimiliki oleh OOG. OOG bertanggungjawab terhadap pendanaan dan pasokan minyak mentah untuk kilang Bontang.

Total nilai investasi untuk proyek ini sebesar Rp 197,58 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membangun kilang berkapasitas 300 ribu barel per hari dan pabrik Petrokimia.

Sedang untuk kebutuhan lahan, telah disiapkan sekitar 800 hektar lebih di Kelurahan Bontang Lestari meliputi lokasi lapangan terbang layang sekarang hingga ke Kampung Pangung.(fit)

Related posts