Dinkes: Abai Protokol Kesehatan, Bontang Bisa Jadi Zona Merah Covid-19

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Bontang Bahauddin, saat Press Conference melalui video conference

TIMUR. Sejak penerapan new normal di Bontang dalam 2 pekan terakhir, tim gugus tugas Covid-19 mendapati sejumlah pusat keramaian masih belum efektif menerapkan protokol kesehatan.

Read More

Dari pemantauan di lapangan, petugas menilai sejumlah kafe, restauran, pertokoan dan tempat nongkrong belum sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan Covid-19, karena banyak pemilik usaha maupun pengunjung tidak memakai masker, serta tidak ada sarana cuci tangan dengan sabun.

“Juga tidak ada pengaturan jaga jarak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bontang Bahauddin, melalui siaran pers, Minggu (14/6).

Dijelaskannya, Bontang saat ini berstatus zona kuning, atau wilayah dengan tingkat risiko rendah. Namun status zona kuning bisa sekejap berubah menjadi zona merah, jika perilaku masyarakat belum tertib menjalani protokol kesehatan.

“Zona kuning bisa berubah menjadi merah dalam sekejap jika tidak ada upaya yang sungguh-sungguh,” tambah dia.

Menilik perkembangan status Covid-19 di Bontang, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) ada 180 orang, dan 175 diantaranya sudah selesai pemantauan. Sisanya 5 orang masih menjalani karantina mandiri. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini 117 orang, dan 110 orang telah selesai pemantauan. Sisa 6 orang lainnya masih karantina mandiri serta 1 lagi sedang dalam perawatan.(*)

Related posts