TIMUR. Pasca pencabutan pembatasan akses sejumlah ruas jalan protokol oleh Pemerintah Kota pada malam hari, Kepolisian Resor (Polres) Bontang tetap mengintensifkan pengawasan wilayah melalui patroli rutin. Utamanya untuk memantau agar tidak ada warga yang berkumpul dalam jumlah besar.

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena, mengatakan patroli dilakukan untuk memonitor situasi sejak peniadaan pos pemeriksaan malam dalam kota.

“Harapannya masyarakat tetap taat dan patuh pada anjuran pemerintah,” ujar Kapolres Boyke.

Terkait penjadwalan patroli, Kepolisian terlebih dulu akan melihat situasi di lapangan, khususnya tingkat kesadaran masyarakat pasca peniadaan pos jaga malam. Jika masih didapati masyarakat berkeliaran atau berkumpul dalam jumlah banyak, patroli pun akan dilaksanakan lebih intensif.

“Polri tetap akan melakukan monitoring di lapangan, dan pada waktu tertentu kita akan patroli,” pungkas Kapolres.

Sebelumnya, Pemkot Bontang melalui Dinas Perhubungan cabut kebijakan penutupan jalan protokol mulai Jumat (8/5/2020) malam, berdasarkan sejumlah pertimbangan, salah satunya karena kesadaran masyarakat yang dinilai sudah cukup tinggi. Meski begitu Pemerintah tetap akan melakukan evaluasi akan kebijakan tersebut . (*)