Mengenal Aries Susanti, Pemecah Rekor Panjat Tebing Asal Indonesia

  • Whatsapp

TIMUR. Atlet panjat tebing asal Indonesia, Aries Susanti Rahayu, sukses mencatatkan diri sebagai pemanjat tebing perempuan tercepat di dunia. Prestasi ini diraihnya saat berlaga di IFSC World Cup 2019 di Xiamen, China, pada Sabtu (19/10). Aries menjadi juara dunia lewat kategori speed usai mengalahkan atlet China, Yi Ling Song, di partai final dengan catatan waktu 6,995 detik.

Read More

Tentunya, pencapaian ini menjadi prestasi yang membanggakan untuk Indonesia. Melanris Kumparan, ini sosok dan perjalanan Aries hingga menjadi pemanjat tebing perempuan tercepat di dunia:

1. Tertarik dengan panjat tebing sejak SMP

Aries Susanti Rahayu yang lahir pada 1995 mulai tertarik dengan dunia panjat tebing saat duduk di bangku SMP di Grobogan, Jawa Tengah. Bakat dan potensinya ditemukan oleh dua orang guru di sekolahnya yang menyarankan Aries untuk serius menjalani olahraga panjat tebing.

Meski tengah disibukkan dengan kegiatannya berlatih panjat tebit, Aries masih tercatat sebagai salah satu mahasiswi di Universitas Muhammadiyah Semarang.

2. Mulai dikenal sejak berlaga di IFSC World Cup 2018 di Chongqing, China

Aktif menjadi atlet panjat tebing sejak SMP, nama Aries baru mulai dikenal ketika ia berlomba di IFSC World Cup 2018 di Chongqing, China. Saat itu, Aries berhasil mengalahkan atlet Elena Timofeeva dengan catatan waktu 7,51 detik. Kemudian, namanya semakin dikenal ketika ia berhasil meraih 2 medali emas di Asian Games 2018.

3. Pernah bermain film yang disutradarai Lola Amalia

Prestasi yang dimiliki Aries Susanti rupanya menginspirasi aktris sekaligus sutradara, Lola Amalia, untuk mengangkat kisah hidupnya ke dalam layar lebar.

Dengan film berjudul ‘6,9 detik’, untuk pertama kalinya Aries ditantang berakting. Film ini sudah tayang pada akhir September 2019 lalu.

4. Memiliki kekasih yang juga atlet panjat tebing

Atlet yang dijuluki ‘Spiderwoman dari Grobogan’ ini memiliki kekasih yang sama-sama atlet panjat tebing bernama Alfian Muhammad Fajri.

Alfian pernah merebut medali emas di nomor speed world record dalam kejuaraan dunia IFSC Worldcup Chamonix, Prancis pada Juli 2019 dengan catatan waktu 5,764 detik.

5. Sehari-harinya, Aries tampil dengan gaya hijab simpel

Sebagai atlet berhijab, gaya hijab Aries cenderung simpel. Jika tidak sedang bertanding, ia terlihat mengenakan pashmina atau hijab segiempat dengan warna-warna polos seperti hitam, pink dan abu-abu. Terkadang, Aries memadukan hijabnya t-shirt lengan panjang dengan jeans atau rok panjang. (kumparan)

Related posts