Rehabilitasi GOR Taman Prestasi Bontang Masih Menunggu Kepastian Anggaran

GOR Taman Prestasi di Bontang Lestari

TIMUR. Rencana rehabilitasi GOR Taman Prestasi di Kelurahan Bontang Lestari hingga kini belum dapat memasuki tahapan lelang.

Memasuki awal Juli 2026, proyek senilai Rp8,1 miliar tersebut masih menunggu kepastian dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diberlakukan.

Read More

Padahal, apabila tidak mengalami kendala, proyek rehabilitasi itu seharusnya sudah dapat berjalan sejak awal tahun agar memiliki waktu yang cukup untuk diselesaikan sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026.

Kepala Dispora-Ekraf Bontang, Eko Mashudi, mengatakan seluruh dokumen administrasi maupun teknis sebenarnya telah rampung dan siap disampaikan kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ). Namun, proses tersebut belum dapat dilanjutkan sebelum ada kepastian mengenai status anggaran proyek.

“Masih menunggu apakah anggarannya terkena efisiensi atau tidak. Secara teknis kami sudah siap menyerahkan dokumen lelang ke UKPBJ,” ujar Eko.

Ia menjelaskan, nilai anggaran sebesar Rp8,1 miliar pun sejatinya belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan rehabilitasi GOR Taman Prestasi. Meningkatnya harga material bangunan, terutama setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi, menyebabkan biaya sejumlah pekerjaan ikut mengalami peningkatan sehingga pelaksanaannya harus diprioritaskan.

Beberapa pekerjaan yang belum dapat diakomodasi antara lain penggantian instalasi listrik yang banyak mengalami kerusakan maupun kehilangan, serta perbaikan rumah panel yang masih membutuhkan tambahan anggaran.

Sementara itu, dana yang tersedia saat ini hanya cukup untuk membiayai rehabilitasi pada bagian atap, dinding, toilet, lapangan olahraga, dan plafon yang mengalami kerusakan akibat usia bangunan.

“Kalau pun berjalan, renovasinya belum bisa 100 persen. Ada beberapa item yang biayanya meningkat karena harga material ikut naik,” katanya.

Menurut Eko, rehabilitasi GOR Taman Prestasi menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah daerah karena fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi venue pendukung saat Kota Bontang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Timur.

Karena itu, pihaknya berharap kepastian anggaran dapat segera diperoleh agar proses pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan bisa dimulai sesuai target. Meski demikian, pelaksanaan proyek tetap akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kami mempersiapkannya untuk Popda. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya. (*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts