Sabrina Ayunda Kusumah; Si Perenang Cantik Asal Bontang

  • Whatsapp
Sabrina Ayunda Kusumah

TIMUR – Muda, cantik, energik dan berprestasi. Itulah tergambar dari sosok Sabrina Ayunda Kusumah, atlet Bontang yang  berlaga di kancah nasional mewakili kontigen renang indah Kalimantan Timur pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jawa Barat.

Read More

Sabrina, begitu dia disapa, menceritakan ketertarikannya akan cabang olahraga ini dimulai saat ia masih duduk di bangku kelas 3 SD. Dia mulai menunjukkan hobinya di bidang itu ketika pertama kali melihat belajar berenang. Memasuki SMP dia mulai serius dan menekuni renang indah hingga saat ini.

Prestasi tertingginya bahkan ia pernah meraih medali perak dalam ajang Sea Games di Palembang pada 2011 silam. Wanita Kelahiran Bandung, 26 Januari 1995 silam ini mengaku sempat ingin berhenti dari dunia renang lantaran ingin fokus mengurus kuliahnya.

Maklum saja, ketika dia masih menjadi mahasiswi di salah satu universitas swasta di Kota Kembang (Bandung) ia begitu disibukkan dengan berbagai perlombaan renang yang diikutinnya.

“Tadinya saya mau fokus aja buat kuliah dan cari kerja karena renang indah ini cuma hobi,” akunya.

Namun lantaran kecintaannya terhadap olahraga tersebut ia tetap melanjutkan perkuliahnnya sembari menjalani olahraga yang sudah menjadi hobinya sejak kecil itu. Hebatnya kendati disibukkan dengan kegiatan di luar perkuliahan yang cukup padat, namun ia bisa menyelesaikan perkuliahannya tepat waktu.

“Kuliah saya beres 3,5 tahun dan saya masih bisa lanjutin hobi saya di renang indah sampai sekarang, mungkin karena hobby yah jadi susah kita lepas,” ungkapnya.

Atlet yang tergabung di klub Badak NGL ini mengaku, beberapa bulan lalu ia bersama lima temannya telah mengikuti pemusatan pelatihan di Yogyakarta dan Bandung. Kendati lawan-lawan daerah lain seperti DKI Jakarta, Yogyakarta dan Jatim merupakan daerah yang patut diperhitungkan, tak lantas membuatnya down namun itu menjadi pelecut baginya.

Keselarasan dan keindahan merupakan penilaian utama pada timnya, untuk itu latihan intensif dilakukan hingga sehari 8 jam. Itu sudah menjadi rutinitas bersama kelima rekannya. Apalagi, dia menargetkan medali untuk Kaltim. Demi mewujudkan itu bahkan pihaknya sengaja mendatangkan pelatih renang indah asal Malaysia.

“Semoga kami bisa memberikan yang terbaik untuk Kaltim. Mohon doa dan dukungannya masyarakat semua,” pungkasnya. (*)

Related posts