Tiga Warga Bontang Terima Bantuan Kaki Palsu dari Pupuk Kaltim

  • Whatsapp

TIMUR. Pupuk Kaltim kembali menunjukkan kepedulian dengan merealisasikan bantuan kaki palsu bagi 3 warga Bontang yang membutuhkan. Diawali penyerahan kepada Tameni (37), salah satu warga RT 16 Kelurahan Loktuan Bontang Utara. Kamis (24/10/2019).

Read More

Bantuan diserahkan langsung Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim Satriyo Nugroho, didampingi General Manager Umum Nur Sahid dan General Manager Operasi 1 Heri Subagyo, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang Abdu Safa Muha, serta Lurah Loktuan Muhammad Takwin.

Dikatakan Satriyo, bantuan ini sebagai bentuk nyata dukungan perusahaan dalam memberikan bantuan kesehatan bagi warga Bontang yang kurang mampu. “Ini bagian rangkaian HUT Pupuk Kaltim, juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas prestasi dan kinerja perusahaan selama 42 tahun ini,” ujar Satriyo.

Selain Tameni, Pupuk Kaltim juga memberikan bantuan 1 kaki palsu kepada Benny Sajianto, warga RT 09 Kelurahan Api-Api, dan 2 kaki palsu bagi Wotin warga RT 15 Kelurahan Tanjung Laut Bontang Selatan.

“Semoga bantuan ini bermanfaat, dan kami mohon doa semoga Pupuk Kaltim bisa terus berproduksi agar bisa memberi manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat,” tambah Satriyo.

Manajemen Pupuk Kaltim serahkan bantuan kaki palsu kepada masyarakat (foto: Humas Pupuk Kaltim)

Bantuan itu pun mendapat apresiasi Kepala DSPM Bontang Abdu Safa Muha. Dia menilai hal ini salah satu wujud komitmen Pupuk Kaltim untuk maju bersama masyarakat, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, kami sangat mengapresiasi langkah Pupuk Kaltim dengan pemberian kaki palsu, sehingga penerima bisa kembali menjalankan aktifitas sehari-hari,” ujar Safa Muha.

Tiga tahun terakhir, Tameni tidak lagi bisa berjalan normal lantaran diabetes yang diderita. Dirinya hanya menggunakan tongkat untuk alat bantu jalan, ibu satu anak itu pun harus ikhlas kehilangan kaki kanannya setelah diamputasi karena kondisi yang semakin memburuk. Didampingi sang suami Hariono (51), Tameni tak henti mengucap terima kasih kepada Pupuk Kaltim, yang telah memberi bantuan kaki palsu sehingga bisa kembali berjalan dengan normal.

“Saya sangat senang dapat bantuan ini, Alhamdulillah bisa jalan lagi. Selama ini bisanya cuma merangkak, kadang pakai alat bantu jalan,” ucap Tameni.(Ram/ads)

Related posts