Bontang Belum Minat Pakai GeNose

  • Whatsapp
Ilustrasi GeNose

TIMUR. Meski banyak pihak mulai melirik GeNose C19 untuk deteksi Covid-19, tidak membuat Pemkot Bontang turut berencana menggunakan perangkat dengan sampel hembusan nafas tersebut.

Read More

Kepala Dinkes Bontang Bahauddin, mengatakan Pemkot Bontang belum berminat untuk menggunakan GeNose, dan tetap menggunakan rapid antigen maupun PCR untuk screening Covid-19.

Menurut dia, penggunaan GeNose akan membutuhkan sarana dan prasarana pendukung untuk pelaksanaan tes di ruangan tertutup. Sebab jika tes dilaksanakan di tempat terbuka, akan sangat berpotensi menambah penyebaran Covid-19. 

“Penggunaan GeNose baiknya dilakukan di ruangan tertutup, kalau untuk testing di ruangan terbuka tetap berpotensi menyebar virus. Dan itu butuh sarana dan prasarana lagi, termasuk anggaran,” ujar Bahauddin, saat dihubungi via seluler, Senin (8/2/2021).

Selain itu Pemkot Bontang juga masih melihat referensi lanjutan terkait penggunaan GeNose, utamanya tingkat keamanan bagi masyarakat saat pelaksanaan tes di tempat terbuka.

Namun begitu dirinya mengakui penggunaan GeNose jauh lebih murah dibandingkan rapid antigen maupun PCR. Apalagi efektivitas dan tingkat akurasi tes yang disebut-sebut diatas 90 persen.

“Kami masih mempelajari referensi yang ada, tapi saat ini belum berencana untuk pengadaan (GeNose),” tandasnya. (*)

Related posts