Ismail Bolong Ralat Keterangan Soal Setoran Tambang, Mengaku Terancam

Ismail Bolong

TIMUR. Usai viral video Ismail Bolong menyatakan aliran dana uang hasil tambang ilegal disetor ke petinggi Polri.

Read More

Muncul kembali video klarifikasi mantan Anggota Polri ini yang membantah pernyataan sebelumnya. Di dalam video teranyar, Ismail Bolong membantah pernah menyetor uang ke Kabareskrim Polri. Bahkan Ismail Bolong mengaku tidak kenal.

“Saya klarifikasi bahwa berita itu tidak benar. Saya minta maaf juga kepada Kabareskrim. Saya kaget kalau itu berita viral,” ucap Ismail Bolong dikutip dari akun Youtube Tribun News.

Dalam video itu juga terdapat penjelasan dari Ismail Bolong yang menjelaskan video itu dibuat saat ada anggota Polri datang untuk memeriksanya Februari 2022 lalu.

Kemudian, Ismail mendapat telpon dari seorang Perwira Tinggi dengan pangkat Brigadir Jendral. Dari sambungan telepon Ismail diarahkan untuk membuat testimoni.

Apabila tidak dirinya diancam akan dibawa ke Mabes Polri. Walhasil, setelah mendapatkan pesan Ismail langsung mendatangi salah satu hotel di Balikpapan.

“Saya ditelpon sama anggota Pamdal dan diancam akan dibawa ke Mabes Polri kalau tidak membuat video testimoni tersebut. Kemudian saya diarahkan untuk mendatangi salah satu hotel di Balikpapan. Kemudian sudah ada kertas testimoni yang harus dibacakan dan direkam oleh salah seorang polisi,” ucapnya.

Mengkonfirmasi hal Kabid Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yusuf Sutedjo mengatakan, sudah melihat video klarifikasi tersebut.

Langkah yang akan diambil pada Senin (7/11) besok dirinya berniat mendatangi penyidik menanyakan tindak lanjut dari video viral pengakuan Ismail Bolong.

“Dari video itu kan Ismail Bolong mengklarifikasi. Hal itu tentu cukup menjawab isu yang sedang ramai. Saya akan koordinasi besok akan komunikasi terhadap penyidik,” kata Kombespol Yusuf Sutedjo, Minggu (6/11/2022).

Yang jelas Polda Kaltim tidak akan diam dan akan menentukan langkah yang diambil menyikapi hal itu. Apalagi video viral itu baru saja terkuak ke publik. “Kita akan rembukkan dulu soal dua video viral tersebut,” pungkasnya.(*)

Follow dan Simak Berita Menarik Timur Media Lainnya di Google News >>

Related posts