Kapal Terakhir dari Pelabuhan Loktuan Berangkat 3 Mei, Penumpang Dibatasi 50 Persen

  • Whatsapp
Kapal KM Binaiya bersandar di Pelabuhan Lok Tuan dan mulai beroperasi kembali untuk pelayaran umum pada 26 Maret 2021 (Dok. Klik Kaltim)

TIMUR. Jelang larangan mudik 6-17 Mei 2021, PT Pelni masih akomodasi dua tambahan jadwal keberangkatan di Pelabuhan Loktuan. Dua kapal tersebut yakni KM Binaiya dan KM Egon.

Read More

Jadwal keberangkatan KM Binaiya pada 3 Mei 2021, dengan rute Awerange dan Makassar. Keberangkatan KM Binaiya dibolehkan mengangkut penumpang. Sementara KM Egon dijadwalkan berangkat 4 Mei 2021, khusus untuk pengangkutan logistik dan lainnya, dengan rute Parepare-Batulicin-Surabaya-Lembar-Waingapu.

Kasi Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, Welly Sakius, mengatakan pemberangkatan terakhir diprediksi melonjak, sehingga dilakukan pembatasan jumlah penumpang hingga 50 persen.

Hal ini melihat jumlah penumpang pada pemberangkatan 21 April lalu yang naik drastis, sehingga tidak menutup kemungkinan hal serupa terjadi saat pemberangkatan terakhir sebelum ditetapkannya jadwal larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

“Lonjakan tak perlu di khawatirkan, karena kuota penumpang dibatasi sesuai ketentuan protokol kesehatan Covid-19 sebesar 50 persen dari total kapasitas kapal,” kata Welly, kepada Klik Kaltim (Timur Grup), Kamis (22/4/21).

Begitu juga PT Pelni, tidak akan menjual tiket lebih dari 50 persen jumlah kapasitas muat kapal. Ketentuan tersebut telah menjadi syarat pelayaran selama pandemi Covid-19.

“Sudah ditetapkan maksimal penumpang hanya 50 persen atau 500 orang dari total kapasitas kapal 1.000 penumpang,” lanjut Welly.

Perwakilan PT Pelni Cabang Samarinda Syarif Hidayat, pun menyebut tiket keberangkatan kapal tidak diperjualbelikan di agen, tapi langsung dikelola pihaknya. Calon penumpang juga wajib menunjukkan rapid antigen dengan hasil negatif.

“Kami melakukan pengawasan ketat, mengingat ini keberangkatan terakhir,” kata dia. (*)

Related posts