Saat Tiket Meroket

  • Whatsapp

TIMUR – M Yanis warga Lhokseumawe, Aceh terlihat antre mengurus paspor baru untuk ketiga anaknya.Yanis termasuk ratusan warga Aceh dalam antrean itu. Semua dilakukan untuk mendapatkan biaya murah kala dirinya dan keluarga hendak berpergian ke Pulau Jawa.

Read More

Fenomena baru di mana warga Aceh ramai-ramai membuat paspor hanya karena ingin pergi ke Jakarta ini sudah terjadi sepekan lamanya. Sebagian besar warga Aceh yang menggunakan uang pribadi lebih memilih berangkat ke Jakarta melalui Kuala Lumpur, Malaysia.

Melansir Kompas.com, Yanis mengaku untuk ke Jakarta dirinya lebih memilih terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, terlebih dahulu sebelum ke Ibu Kota. Sebab, harga tiket pesawatnya lebih murah ke negeri jiran terlebih dahulu ketimbang langsung ke Bandara Soekarno-Hatta.

Redaksi mencoba membandingkan harga tiket untuk keberangkatan Minggu (13/1/2019). Tiket penerbangan dari Banda Aceh menggunakan maskapai Air Asia pukul 11.10 via Kuala Lumpur dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 19.30 hanya Rp 716.800.

Mayoritas penerbangan via Kuala Lumpur terpantau jauh lebih murah dibanding penerbangan transit dalam negeri. Kondisi ini pun dikeluhkan seorang pengguna jasa penerbangan M Yanis.

“Mau dibuat bagaimanapun, misalnya dipenggal-penggal tiketnya, dari Banda Aceh ke Kuala Lumpur sekali penerbangan, lalu lanjut ke Jakarta dengan maskapai berbeda, masih tetap murah via Kuala Lumpur. Saya sering menggunakan penerbangan model begini, dan ini sebenarnya memalukan, masak iya dalam negeri jauh lebih mahal,” sebut Yanis, Sabtu (12/1/2018).

Serupa, Safaruddin SH, Direktur Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) adalah salah satu warga Aceh yang ikut membuat paspor baru untuk anak-anaknya.

“Saya harus bikin paspor untuk empat orang, tiga anak dan seorang keluarga lain, padahal saya ingin pergi ke Malang yang masih dalam wilayah Indonesia” terangnya, Jumat (11/1/2019).

Prev1 of 4

Related posts