Sejumlah Fakta Pasien PDP Covid-19 di Bontang Sebelum Meninggal

  • Whatsapp

TIMUR. Tim gugus Covid-19 merilis kondisi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebelum dinyatakan meninggal dunia, Jumat (24/4) dinihari.

Read More

Pasien diketahui tidak pernah melakukan perjalanan keluar daerah. Namun ada keluarga yang bepergian ke Jakarta-epicentrum Covid-19

Adapun fakta-fakta sebelum pasien meninggal sebagai berikut :

Pasien Berumur Belia

Pasien PDP Nomor 11 tersebut, umur 8 tahun, jenis kelamin laki-laki, merupakan pasien rujukan dari RSIB Yabis.

Menjalani 18 Hari Perawatan

Pasien dirawat di RSIB Yabis sejak tanggal 6 s.d. 23 April 2020. Datang ke RSIB tanggal 6 April 2020 dengan membawa rujukan dari salah satu klinik di Kota Bontang. Telah dilakukan screening sesuai prosedur pintu masuk, pintu rawat jalan, dan rawat inap.

Memiliki Epilepsi dan Anak Berkebutuhan Khusus

Merupakan pasien rutin berobat ke poli anak dengan epilepsi dan anak berkebutuhan khusus. Karena terus mengalami perburukan pada tanggal 23 April 2020 dirujuk ke RSUD Taman Husada.

Tak Sadar dan Sesak Nafas

Pasien diterima di IGD RSUD Taman Husada Bontang pada hari Kamis, 23 April 2020. Kondisi saat dirujuk, pasien mengalami penurunan kesadaran dan gagal nafas. Dilaksanakan tata laksana klinis sesuai kondisi pasien, direncanakan akan dirujuk ke RS AWS Samarinda.

Baca Juga: Ortu Pasien PDP Meninggal Ada Riwayat Perjalanan ke Jakarta

Baca Juga: Satu Pasien PDP Meninggal, Layanan IGD RSUD Bontang Tutup Sementara 

Hasil Rapid Test Positif

Dilakukan rapid test COVID-19 terhadap pasien dengan hasil positif, dilakukan swab untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dilakukan rapid test terhadap ayah dan ibu pasien dengan hasil negatif.

Related posts