Sepanjang 2020 Kasus Narkoba Mendominasi di Bontang, Naik Dibanding Tahun Lalu

  • Whatsapp
Kapolres Bontang AKBP Hanifa M Siringoringo saat rilis akhir tahun 2020

TIMUR. Peredaran dan penyalahgunaan narkoba mendominasi total kasus yang ditangani Polres Bontang satu tahun terakhir. Pada konferensi pers akhir tahun 2020, disebutkan ada 70 kasus Narkoba yang ditangani, meningkat 7 kasus dari tahun 2019 sebanyak 63 kasus.

Read More

Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo, mengungkapkan dari kasus narkoba sepanjang 2020 didapati barang bukti sabu 600,79 gram senilai Rp360 Juta lebih. Atau naik 352,53 gram dibanding tahun 2019 dengan barang bukti yang berhasil diamankan 248,26 gram.

Dari total kasus tersebut juga ditetapkan 85 tersangka, tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Bontang. Diantaranya 8 tersangka diungkap Polsek Bontang Utara, 8 tersangka dari Polsek Bontang Selatan, 11 tersangka dari Polsek Muara Badak, 6 tersangka dari Polsek Marangkayu, dan 52 tersangka ditangkap Sat Reskoba Polres Bontang.

“Tahun ini naik 7 kasus jika dibanding 2019. Barang bukti meningkat 352,53 gram, dan semua kasus sudah diselesaikan,” ujar AKPB Hanifah, Rabu (30/12/20).

Peningkatan kasus narkoba sepanjang 2020 pun menjadi perhatian khusus Polres Bontang, dengan terus mengajak masyarakat untuk bersama menanggulangi dan mencegah penyalahgunaan narkoba di Kota Taman.

“Ini menjadi perhatian khusus bagi kita semua, mari kita bersama-sama menanggulangi dan mencegah penyalahgunaan narkoba,” tambah Kapolres.

Kasat Resnarkoba Polres Bontang Iptu Muhammad Rakib Rais, pun menambahkan, meski pandemi Covid-19 kasus narkoba justru eksis dan mayoritas ditangkap adalah para pengedar.

“Pengguna banyak usia dewasa, dan yang ditangkap rata-rata pengedar,” kata dia.

Berdasarkan rilis Polres Bontang, kasus menonjol lainnya setelah narkoba yakni pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 47 kasus, perlindungan anak 21 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 8 kasus dan pencurian biasa (cubis) 7 kasus.(*)

Related posts