Tiga Kasus Baru Positif Covid-19 di Bontang: Satu Bermukim di Kutim, 2 Pasien Pekerja dari Luar

  • Whatsapp
Press Conference perkembangan Covid-19 pemkot Bontang.

TIMUR. Pemkot Bontang melalui Tim Gugus Covid-19 merilis 3 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, satu diantaranya merupakan warga ber-KTP Bontang namun berdomisili di wilayah Kutai Timur, sedangkan 2 lainnya merupakan warga luar Bontang yang datang untuk tujuan bekerja di salah satu perusahaan. Hasil tersebut telah dikonfirmasi Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim

Read More

Satu pasien terkonfirmasi positif yang ber-KTP Bontang menjadi evidence Pemkab Kutai Timur, karena bermukim di wilayah tersebut. Dan dua pasien lainnya, selanjutnya disebut Kasus 14-BTG dan 15-BTG.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kutim, dan untuk pasien yang bermukim di wilayah tersebut, masuk ranah Pemkab Kutim,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Bontang Bahauddin, saat press conference virtual, Kamis (18/6/2020) sore.

Sementara untuk kasus 14-BTG, jenis kelamin laki-laki, asal Sidoarjo Jawa Timur, dan tujuan ke Bontang untuk pekerjaan. Sebelum ke Bontang, sudah dilakukan pemeriksaan swab di RS Pertamina Surabaya, dan tanggal 5 Juni 2020 swab keluar dengan hasil negatif.

Pada tanggal 8 Juni 14-BTG berangkat ke Bontang, menggunakan taksi online menuju Bandara Juanda, kemudian meneruskan perjalanan menggunakan salah satu maskapai pada jam 10.00 WIB, satu pesawat dg kasus 15-BTG.

Tiba di bandara APT Pranoto Samarinda sekira pukul 13.00 Wita, dan menuju bontang menggunakan mobil yang difasilitasi perusahaan tempat bekerja, bersama sopir dan 2 penumpang lain. Tiba di hotel yang juga difasilitasi perusahaan, pasien tersebut diwajibkan menerapkan protokol kesehatan untuk karantina selama 14 hari sebelum bekerja.

Lalu tanggal 15 Juni 2020 kasus 14-BTG ada keluhan demam, batuk, sakit kepala, nyeri perut. Selanjutnya diperiksa dan dirawat di RS swasta, selanjutnya ditetapkan dengan status sebagai ODP.

“Setelah itu dilakukan swab, dan tadi pagi hasilnya terkonfirmasi positif. Saat ini kasus 14-BTG dirawat di rumah sakit dengan kondisi baik,” terang Bahauddin.

Kemudian kasus 15-BTG, jenis kelamin laki-laki, usia 54 tahun, asal Sidoarjo Jawa Timur. Datang ke Bontang untuk tujuan pekerjaan dan riwayat perjalanan sama dengan 14-BTG. Lalu pada 15 Juni 2020 ada keluhan demam, sakit kepala.

Selanjutnya diperiksa dan dirawat di RS swasta dan ditetapkan ODP. Tanggal 15 Juni 2020 dilakukan swab dan hasilnya terkonfirmasi positif, saat ini pasien tersebut tengah dirawat dengan kondisi baik.

Terkait kasus warga positif ber-KTP Bontang namun berdomisili di wilayah Kutim, merupakan laki-laki usia 63 tahun. Tanggal 15 Juni 2020 dibawa ke RSUD Taman Husada, dengan keadaan penurunan kesadaran. Selanjutnya dilakukan tindakan medis sekaligus rapid test 2 kali, dan hasilnya reaktif Covid-19.

“Kemudian dilakukan swab dan ditetapkan ODP tanggal 16 Juni. Pada 17 Juni 2020 hasil swab keluar dan terkonfirmasi positif,” lanjut Bahauddin.

Pihaknya pun kata Bahauddin, sudah melakukan tracing terhadap 86 orang yang kontak dengan kasus 14 dan 15 BTG, dengan hasil satu orang reaktif berdasarkan rapid test. Kasus 14-BTG dan 15-BTG merupakan karyawan yang merupakan tenaga ahli untuk kebutuhan kegiatan perusahaan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, untuk tindak lanjut hal ini dengan perusahaan bersangkutan,” pungkas Bahauddin.(*)

Related posts